Suara.com - Perangkat misterius milik Nokia diketahui telah terdaftar di situs sertifikasi resmi Eurasian Economic Commission (EEC) Rusia. Berdasarkan bocoran, itu adalah tablet Nokia yang diharapkan dapat dikenalkan dalam waktu dekat.
Laporan dari NokiaMob, dua perangkat misterius dengan nomor model TA-1397 dan TA-1392 muncul di situs EEC. Kita bisa melihat mengenai keterangan "Nokia portable tablet model" dalam deskripsi di situs tersebut.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa perangkat anyar dengan nama Nokia T20 juga muncul di UEA dan Inggris. Ini memancing spekulasi bahwa tablet Nokia selanjutnya bisa membawa identitas sebagai T20.
Melalui daftar pada situs retailer di Inggris, Nokia T20 menggunakan layar 10,36 inci. Tablet ini mengusung RAM 4 GB dan memori internal 64 GB.
Dikutip dari Gizmochina, bocoran mengungkapkan bahwa terdapat dua varian dari T20 yaitu model Wi-Fi dan 4G. Jika bocoran di atas benar, maka penamaan T20 sebagai tablet Nokia cukup menarik perhatian.
Itu bisa menjadi seri berbeda dibandingkan tablet Nokia lawas sebelumnya. Sebagai informasi, tablet Nokia N1 pernah meluncur pada tahun 2014.
Saat itu, perusahaan memilih nama "N" untuk tablet berbasis Android pertama miliknya. Cukup menarik menantikan alasan perusahaan mengenai penamaan "T" pada tablet baru mereka.
Situs retailer di Inggris bahkan sudah mencantumkan harga pada dua model Nokia T20. Varian WiFi terdaftar dengan harga 185 poundsterling atau Rp 3,7 juta sementara varian 4G dapat dibeli seharga 202 poundsterling atau Rp 4,1 juta.
Tak hanya Nokia, beberapa produsen smartphone lain seperti Xiaomi, OnePlus, Realme, dan Honor diprediksi siap meluncurkan tablet anyar dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga: Analis: Nokia Siap Kembali Dalam Perlombaan Pasar 5G
Realme bahkan diketahui cukup rajin dalam memberikan teaser terkait tablet baru perusahaan, Realme Pad. Kembali pada bocoran perangkat misterius di atas, tablet Nokia anyar telah muncul di situs retailer Inggris dengan membawa varian warna biru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim
-
Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi