Suara.com - Sebagai hal penting di masa pandemi saat ini, banyak oknum tidak terpuji yang justru melakukan hal curang dengan membuat obat palsu. Menghindari hal ini, berikut cara cek obat resmi di BPOM secara online.
Menjadi salah satu hal yang dibutuhkan di tengah masa pandemi, berbagai jenis obat saat ini mulai dijual secara online melalui sejumlah e-commerce seperti Tokopedia hingga Shopee.
Namun, tidak bisa sembarang membeli obat. Pasalnya, sekarang ini banyak terjadi kecurangan dengan menghadirkan obat-obat palsu yang justru tidak terdaftar secara resmi di Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM.
Agar tidak tertipu dengan barang palsu, berikut cara cek obat resmi di BPOM secara online. Jangan lupa untuk melakukan deretan cara ini sebelum memutuskan untuk membeli obat baik secara online maupun offline ya.
1. Langkah pertama, kamu perlu masuk ke situs BPOM melalui link berikut ini https://cekbpom.pom.go.id.
2. Usai masuk ke homepage, kamu bisa langsung mencari produk obat-obatan berdasarkan kategori yang ada.
3. Kategori-kategori yang ada termasuk dalam nomor registrasi, nama produk, merek, jumlah dan kemasan, bentuk sediaan, komposisi dan nama pendaftar.
4. Selanjutnya, memilih salah satu kategori kemudian memasukkan sejumlah poin lalu pilih 'cari' untuk menampilkan hasil pencarian dari kategori tersebut.
5. Nantinya pada hasil pencarian akan muncul berbagai informasi mengenai nomor registrasi, detail produk hingga pendaftar produk tersebut.
Baca Juga: Anggota DPR: Impor Obat-obatan Bukan untuk Kepentingan Bisnis
6. Langkah selanjutnya, kamu bisa mencocokan nomor izin edar pada kemasan produk dengan database melalui situs BPOM. Jika obat yang dijual adalah asli, maka terdaftar di situs BPOM.
Dengan mudah dan praktis, itu tadi cara cek obat resmi di BPOM secara online. Sebelum memutuskan untuk membeli obat, lakukan beberapa cara di atas ya.
Berita Terkait
-
6 Manfaat Bunga Anggrek bagi Kesehatan, Bantu Cegah Penuaan
-
Sejarah Ivermectin: Awalnya untuk Hewan Kini Dipakai Pasien Covid-19
-
Akui Dapat Somasi dari Moeldoko Soal Bisnis Ivermectin, Begini Reaksi ICW
-
BPOM Bongkar Pabrik Jamu Ilegal Berbahaya di Banyuwangi
-
Menkes Budi Gunadi Sebut Kebutuhan Obat Terapi Covid-19 Meningkat Tajam
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital
-
vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya