Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan menghentikan siaran tv analog secara bertahap dan menggelar siaran tv digital. Proses migrasi ini ditargetkan selesai pada 2 November 2022. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Penghentian siaran televisi terestrial analog (analog switch off) tahap pertama dijadwalkan paling lambat berlangsung hingga 17 Agustus nanti. Saat ini di wilayah ASO tahap I sudah berlangsung siaran simulcast atau siaran televisi analog dan digital dalam waktu yang sama.
Untuk mengecek apakah lokasi atau wilayah kalian sudah mendapatkan siaran TV digital, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama tentu memastikan TV sudah masuk ke kategori TV Digital.
Kemudian untuk mengecek wilayah yang terjangkau siaran TV digital, ada dua cara yang bisa dilakukan, mulai dari cek situs https://siarandigital.kominfo.go.id/informasi/lembaga-penyiaran atau mengunduh aplikasi SinyalTVDigital di Google Play Store.
Cara kedua amat disarankan bagi mereka yang tidak mau repot mengecek satu-satu wilayah. Aplikasi ini dapat menentukan apakah lokasi Anda memiliki sinyal tv digital lemah, sinyal tv jelek atau bahkan sinyal tv hilang semua.
Dengan menginstall aplikasi Sinyal TV Digital, juga mendapatkan fitur detail mengenai sinyal tv dan melakukan cek saluran tv digital dalam satu aplikasi ini.
Berikut cara cek lokasi atau wilayah yang ada siaran TV digital:
1. Download aplikasi sinyalTVdigital di Google Play Store
2. Buka aplikasi dan izinkan untuk mengakses lokasi anda
3. Tampilan aplikasi akan berubah sesuai lokasi anda berada
4. Klik bagian layer atau layar berlapis di kanan atas, dekat zoom in zoom out
5. Cek warna apa yang muncul pada peta. Sinyal terkuat adalah merah, sedangkan sinyal lemah berwarna putih.
Nah, mudah bukan cara cek wilayah yang ada siaran tv digital? Selamat mencoba!
Baca Juga: Cara Nonton Siaran TV Digital
Berita Terkait
-
Menkominfo: Sudah Tak Ada Siaran TV Analog di Indonesia, Total TV Digital 2024
-
Xiaomi Rilis Jajaran TV Digital Baru ke Indonesia, Harga Mulai Rp 3 Juta
-
Gegera Ini NET TV Terpaksa PHK 30% Karyawannya
-
Hijrah ke TV Digital, Penonton Televisi di Indonesia Mulai Menuju Normal
-
5 Rekomendasi TV LED 32 Inci, Harga Mulai Rp 1 Jutaan
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
5 Tablet Samsung untuk Desain Grafis, Nyaman saat Menggambar
-
Arc Raiders Dapat Update Besar: Hadirkan Map Bird City dan Solo vs Squads
-
Xiaomi Indonesia Perluas Ekosistem Rumah Pintar, Hadirkan 3 Perangkat AIoT Terbaru
-
Final Fantasy 7 Remake Part 3 Gunakan Unreal Engine 4, Ini Alasan Square Enix
-
Video Resmi iQOO 15 Ultra Beredar, Bawa Kipas Pendingin Aktif dan RAM 24 GB
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
4 Pilihan Tablet Xiaomi dengan Layar Besar dan Baterai Tahan Lama Mulai Rp1 Jutaan
-
3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
-
30 Kode Redeem FC Mobile 27 Januari 2026: Ada CR7 dan Messi Flashback, Gems, dan Icon
-
India Bersiap Punya Merek HP Sendiri, Target Meluncur hingga 1,5 Tahun Lagi