Tekno / Sains
Minggu, 08 Agustus 2021 | 11:30 WIB
Ilustrasi kucing (Unsplash)

Misalnya kucing dengan panjang 60 centimeter, artinya ia bisa melompat setinggi 360 centimeter.

Ilustrasi kucing. [Liang wang on Unsplash]

Fakta ini dilansir dari situs Cat Wisdom 101, yang menyebutkan lompatan tinggi itu berguna ketika anak bulu sedang mengikuti instingnya dalam misi berburu.

Biasanya kucing berburu serangga atau hewan kecil yang bisa terbang seperti capung, kupu-kupu, hingga burung.

Dengan melompat, kucing pun turut memenuhi kebutuhan dasarnya untuk bisa mengekspresikan diri meski tinggal di dalam rumah.

Oleh karena itu, pawparents harus bisa mengakomodasikan waktu dan tempat atau ruang khusus untuk kucing agar bisa melatih kelincahan dan gerakan kucing kesayangan.

3. Jadikan kumisnya sebagai sensor ukur jarak

Jika kamu memahami cara menyetir kendaraan, maka pasti tahu betapa pentingnya kehadiran sebuah spion.

Sama halnya dengan manusia yang membutuhkan spion saat menyetir kendaraan untuk bermanuver, kucing juga membutuhkan kumisnya untuk dapat melakukan mobilisasi dengan baik khususnya di siang hari.

"Kumis kucing itu istimewa. Kumis yang dimiliki kucing itu minimal seukuran lebar tubuhnya. Nah itu digunakan mereka sebagai sensor untuk mengukur jarak atau bergerak khususnya di siang hari karena kalau siang hari pengelihatan mereka tidak bagus," kata Dokter Hewan Novi Wulandari yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

Baca Juga: Bikin Resah, Kawanan Kucing Liar Rusak Rumah Warga

Oleh karena itu, jangan memotong apalagi mencabut kumisnya agar kucing bisa tetap melakukan kegiatannya dengan lincah dan riang.

Di samping itu, ketika sedang berkendara di siang hari dan menemui kucing pastikan kamu tidak menyorot lampu ke arah muka atau pun mata kucing agar mobilisasi yang dilakukan oleh kucing bisa berlangsung optimal mengingat pengelihatannya yang buruk di siang hari.

Ilustrasi kumis kucing. [shutterstock]

4.Hewan yang memahami emosi dengan baik

Kucing ternyata merupakan hewan dengan pemahaman emosi yang baik loh.

Ia bisa memahami perasaan senang, sedih, hingga marah yang dialami manusia atau pun sesama kawanan kucing.

Maka dari itu jangan heran sering kali ditemukan kisah- kisah menarik dari lekatnya seekor kucing dengan manusia.

Load More