Suara.com - Moonton telah mengumumkan bahwa M3 World Championship atau M3 Mobile Legends siap digelar pada akhir tahun ini. Akun resmi Instagram MPL Indonesia turut mengunggah video roadmap menuju M3 World Championship.
Melalui video teaser, mereka memberikan sedikit statistik mengenai jumlah penonton di MPL, MSC, dan M2 sebelumnya.
MPL sendiri merupakan kompetisi di tingkat nasional, sementara MSC ada di tingkat Asia Tenggara dan M1 serta M2 adalah turnamen Mobile Legends skala global.
Moonton mengumumkan bahwa gelaran M2 World Championship pada awal 2021 berhasil menggaet jumlah penonton puncak mencapai 3 juta orang.
Mobile Legends Southeast Asia Cup 2021 atau MSC 2021 yang baru saja selesai terselenggara pada kuartal kedua 2021 meraih puncak hingga 2,2 juta penonton.
Mereka menjelaskan bahwa raihan angka tersebut meningkat hampir 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan MSC sebelumnya (MSC 2019).
Mobile Legends Professional League atau MPL di beberapa negara tertentu juga mengalami lonjakan penonton. MPL Indonesia berhasil meraih jumlah penonton puncak di angka 1,8 juta orang. Tak hanya itu, MPL Filipina juga mencatat rekor dengan puncak lebih dari 1,4 juta penonton.
MPL Malaysia dan MPL Singapura turut menggaet jumlah penonton cukup tinggi dengan masing-masing 111 ribu serta 22 ribu penonton. Data yang disampaikan oleh Moonton tak jauh berbeda dari statistik Esports Charts.
Pada MPL Indonesia Season 7 lalu, Esports Charts mencatatkan jumlah Peak Viewer atau penonton puncak mencapai 1.838.907 orang. Angka ini didapatkan dari laga EVOS Legends vs Bigetron Alpha di Grand Final MPL ID Season 7.
Baca Juga: Perjuangan Pemuda Kejar Cewek dari Riau ke Sumbar Naik Motor, Nangis Cintanya Ditolak
Data dari Esports Charts juga mengungkapkan bahwa laga Grand Final M2 meraih Peak Viewer lebih dari 3,08 juta.
Sebagai informasi, laga final mempertemukan tim unggulan Filipina Bren Esports vs tim kuda hitam Myanmar Burmese Ghouls. Perwakilan Filipina berhasil menang 4 vs 3 atas Myanmar pada pertandingan dengan sistem Bo7 (Best of Seven).
Laga RRQ Hoshi (Indonesia) vs Bren Esports (Filipina) ternyata memperoleh penonton terbanyak kedua dengan Peak Viewer 2.680.620. Turnamen M2 dari Moonton ini mengalahkan rekor mereka sendiri saat MPL Indonesia Season 6.
Saat itu, MPL ID Season 6 memiliki Peak Viewer 1,39 juta. Sebagai perbandingan kompetisi sebelumnya, M1 mencetak "hanya" 640 ribu Peak Viewer.
Mengingat jumlah penonton semakin meningkat dari M1 ke M2, cukup menarik menantikan apakah M3 World Championship Mobile Legends yang digelar Desember mendatang dapat memecahkan rekor sebelumnya atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?