“Kami hendak menghapuskan stigma di masyarakat yang memandang bahwa perdagangan kripto rumit dan hanya bisa dilakukan investor tingkat lanjut," kata Jay.
Untuk itu, dia melanjutkan, strateginya adalah dengan memperbanyak konten pendidikan yang simpel, mudah dipahami, dan gratis, baik di media sosial, acara virtual dan offline, serta aplikasi dan website Luno.
"Kami ingin bisa membantu investor baru agar bisa memahami fundamental investasi kripto hanya dalam waktu kurang dari satu jam,” tambah Jay.
Menariknya, berbeda dengan platform lain, investor aset kripto Luno bisa melakukan penarikan dan pembelian secara instan, sehingga sangat mudah digunakan oleh pengguna baru.
Untuk mendukung edukasi tentang aset kripto lebih lanjut, Luno juga meluncurkan program terbaru bernama “Panjat Cuan”.
Pengguna bisa mendapatkan bonus hingga Rp 200 ribu untuk pembelian Bitcoin pertama melalui aplikasi Luno.
Kampanye ini bertujuan untuk mengajak lebih banyak investor Indonesia untuk berinvestasi pada aset kripto, dengan target menjaring setidaknya 2.000 investor baru dalam platform Luno.
Ke depannya, Luno akan terus menghadirkan promo, fitur, serta program menarik untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna.
Selain menurunkan biaya jual-beli dari 2 persen menjadi 0,75 persen, Luno juga sedang menggarap fitur baru agar pengguna bisa melihat profit/loss dari portofolio mereka dengan mudah.
Berita Terkait
-
Peretasan Curi Rp 8,6 Triliun Jadi Pencurian Cryptocurrency Terbesar
-
Kripto Rp 8 Triliun di PolyNetwork Melayang, Peretas Klaim Bakal Kembalikan
-
Waduh, Kripto Rp 8 Triliun Melayang di PolyNetwork, Kok Bisa?
-
Bos Twitter Sebut Bitcoin Akan Menyatukan Dunia
-
Toko Xiaomi Terima Pembayaran Mata Uang Kripto
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Teras Nusantara Amphitheater: Simpul Kreativitas Berjiwa Terasering
-
8 Weton dengan Daya Pikat dan Pengasihan Alami Tinggi tanpa Susuk
-
Nggak Lagi Ragu Ganti Provider, Saatnya Beralih ke XL yang Terbukti Juara
-
6 Sepatu Lari Stylish untuk Nongkrong, Cocok Dipadukan dengan Berbagai Outfit
-
Persaingan Indonesia dan Thailand Memperebutkan Basis Produksi Utama Toyota
-
Gubernur Khofifah & Menteri PPPA Panen dan Tanam, Hadiri Pameran Produk SIKAP SMA, SMK, SLB Jombang
-
Jakarta Kembali Normal Pascademo, Pramono Pastikan CFD Besok Tetap Digelar
-
Misi Besar Gus Kikin di Muktamar NU: Sulap Jutaan Nahdliyyin Jadi Kekuatan Ekonomi
-
Kenapa Sertifikat Kompetensi Tenaga Kerja Kita Sering "Mandul" di Luar Negeri?
-
Baru Dibantai Dewa United, Brisbane Roar Antusias Hadapi Persija Jakarta