Suara.com - Google Meet kini bisa menampung 25 co-host dalam satu meeting virtual. Hal ini ditujukan untuk mengatur rapat menjadi lebih bebas dari gangguan.
Dilaporkan Android Central, Senin (16/8/2021), fitur co-host baru ini memudahkan moderasi lewat kontrol baru yang diluncurkan Google.
Co-host ini bisa mengaktifkan atau mematikan fitur share screen, membatasi siapa saja yang melakukan percakapan (chat).
Selain itu, co-host juga bisa mute semua peserta dengan satu kali klik, hingga mengakhiri meeting untuk semua peserta.
Untuk mengaktifkan co-host di Google Meet, pengguna bisa mengaturnya di "Host management" dalam bagian "Host controls" di settings.
Hingga saat ini, penambahan jumlah co-host hanya tersedia untuk pelanggan Google Workspace for Education.
Fitur ini juga tersedia secara terbatas untuk pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Essentials, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, dan Enterprise Plus.
Selain itu, platform video-conference ini juga menghadirkan pengaturan Quick Access atau akses cepat.
Opsi baru ini memungkinkan host dapat memilih siapa yang bisa bergabung ke room secara otomatis atau mereka yang memerlukan izin lebih dulu.
Baca Juga: Google Larang Alat pelacak Jual Data Lokasi Pengguna
Fitur ini akan diaktifkan secara otomatis sehingga pengguna dapat langsung gabung ke rapat dari smartphone atau desktop.
Jika dinonaktifkan, meeting tidak akan dimulai kecuali host masuk ke room terlebih dulu. Peserta juga dapat memblokir pengguna anonim.
Namun fitur ini masih terbatas untuk pelanggan Workspace serta G Suite Basic dan Business.
Itu artinya opsi tidak tersedia untuk akun Workspace individu maupun mereka yang memiliki akun Google pribadi.
Ada juga kontol baru dalam panel "People" yang memungkinkan pengguna untuk me-mute peserta, mengeluarkan dari room, atau menjadikannya sebagai co-host.
Fitur baru Google Meet ini akan diluncurkan di versi desktop dan perangkat seluler mulai hari ini, Senin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman
-
Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global
-
Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!
-
5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang
-
Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman