Suara.com - Otoritas obat-obatan di India telah memberikan izin penggunaan darurat untuk sebuah vaksin Covid-19 berbasis DNA. Vaksin DNA ini diklaim ampuh melawan Covid-19 varian Delta.
BBC melaporkan pada Sabtu (21/8/2021) bahwa vaksin buatan perusahaan farmasi India, Cadila Healthcare, adalah vaksin DNA pertama di dunia untuk melawan Covid-19.
Setiap orang akan menerima tiga dosis vaksin ZyCoV-D tersebut agar tubuh bisa menghasilkan antibodi Covid-19. Cadila Healthcare berencana memproduksi 120 juta dosis vaksin ZyCoV-D per tahun.
Di Indonesia juga ada rencana untuk membuat vaksin Merah Putih berbasis DNA. Universitas Indonesia adalah pihak yang mengatakan ingin membuat vaksin DNA ini. Meski demikian hingga saat ini belum ada kabar lagi soal vaksin DNA dari UI.
Uji klinis terhadap vaksin DNA ini telah digelar di India, dengan melibatkan 28.000 sukarelawan di lebih dari 50 pusat vaksinasi. Dalam uji klinis itu, juga dilibatkan sukarelawan dari usia muda, yakni yang berusia antara 12 sampai 18 tahun.
Hasilnya menunjukkan bahwa vaksin ZyCoV-D 66 persen efektif mencegah sakit bergejala pada orang yang sudah divaksin. Selain itu vaksin ini juga terbukti aman pada anak-anak dan orang dewasa.
Cadila Healthcare mengatakan bahwa vaksinnya manjur karena uji klinis ketiga digelar saat India sedang parah-parahnya disapu gelombang kedua Covid-19 pada Februari sampai Mei 2021. Selain itu vaksin ini juga diyakini ampuh melawan varian Delta, yang memang berasal dari India.
Berita Terkait
-
BPOM Resmi Keluarkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Merah Putih
-
Vaksin Inavac Buatan Indonesia Dapat Izin Penggunaan Darurat, Efek Sampingnya Berat Nggak Ya?
-
Kabar Baik! BPOM Resmi Rilis Vaksin Inavac: 100 Persen Karya Anak Bangsa Indonesia
-
Pandemi Covid-19 Melandai, Masihkah Vaksin Merah Putih Diperlukan?
-
Jika Vaksin Merah Putih Jadi Vaksinasi Booster, Perlu Uji Klinis Lanjutan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 April 2026: Raih M1014 Undersea dan Mobil Amfibi
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar