Suara.com - Seorang detektor logam di Inggris menemukan artefak berupa piramida pedang berusia 1.400 tahun yang digunakan oleh prajurit elit.
Piramida berukuran panjang 12 mm dan tinggi sekitar 6 mm itu ditemukan di lokasi yang misterius karena tidak ada situs arkeologi yang ditemukan di dekatnya.
"Tidak ada situs arkeologi yang terkait dengan temuan itu. Sepertinya ini hilang secara acak," kata Helen Geake, penasihat di Portable Antiquities Scheme (PAS), dikutip dari Live Science, Senin (23/8/2021).
Piramida pedang tersebut terbuat dari emas dan batu garnet yang berasal dari India atau Sri Lanka, dan kemungkinan bisa tiba di Inggris melalui rute perdagangan jarak jauh.
Piramida pedang seperti ini juga ditemukan di pemakaman Sutton Hoo, yang berasal dari periode waktu serupa.
Pemakaman kapal abad pertengahan tersebut kemungkinan berisi sisa-sisa individu elit.
Para ahli memiliki beberapa hipotesis mengenai penggunaan piramida pedang ini.
Beberapa mengusulkan kemungkinan artefak ini digunakan sebagai kancing untuk mengikat semacam tali penahan ke sarung pedang.
Pedang itu sendiri merupakan senjata prestise di pertengahan abad ke-7, ketika piramida ini dibuat.
Baca Juga: Apa Itu Piramida Penduduk? Pahami Cara Penyusunan, Fungsi dan Jenis
Pada saat itu, pedang mungkin hanya digunakan oleh prajurit berstatus tinggi yang memiliki izin raja untuk membawa senjata.
Berita Terkait
-
Arkeolog Temukan Batu Romawi Kuno Berukir Alat Kelamin Lelaki
-
Cara Cek Kesehatan Finansial Lewat Skema Piramida Cash Flow
-
Mengenal Makanan Firaun dan Rakyat Kuno Mesir
-
Salinan Deklarasi Kemerdekaan AS Ditemukan di Loteng, Dijual Seharga Rp 63,9 Miliar
-
Ngeri! Ilmuwan Temukan Monumen Perang Tertua di Dunia, Berisi 30 Mayat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
2 Malam Tanpa Serangan ke Iran, Amerika Krisis Pasokan Rudal dan Senjata Makin Menguat
-
Indeks CFX10 Mulai Melesat, Bitcoin Hingga Ethereum Naik Tinggi
-
Marselino Ferdinan Absen Laga Timnas Indonesia vs Kamboja? John Herdman Bilang Begini
-
Belajar dari Bentrokan di Matraman, Pemprov DKI Harus Perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM
-
Dari Satu Destinasi Ke Destinasi, Transportasi Umum Menemani Cerita Hariku
-
Spesifkasi PC Minecraft Java Edition Naik, RAM 4 GB Tak Lagi Kuat!
-
90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda
-
Sensasi Menembus Langit Jakarta Melalui Jalur Langit Transjakarta
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba
-
Mendagri Cap Penabrak Parade Gay Berlin Pelaku Teror, Abdul Ballout Pernah Mau Gabung dengan ISIS