Suara.com - Salinan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) yang secara tidak sengaja ditemukan di loteng Skotlandia, terjual lebih dari 4,4 juta dolar AS atau sekitar Rp 63,885 miliar.
Artefak ini dicetak pada 1823 dengan tanda tangan asli Charles Carroll dari Maryland, baru-baru ini ditemukan seorang spesialis manuskrip langka, saat dia memilah-milah barang-barang di rumah leluhur kliennya.
"Saya sedang melihat-lihat tumpukan kertas yang telah dibawa turun dari loteng, di antaranya adalah dokumen vellum yang terlipat," kata pakar Cathy Marsden dari rumah lelang Lyon & Turnbull dalam sebuah video yang diposting di situs web perusahaan.
"Dan saya melihat dokumen itu, dan saya membuka lipatannya dan berpikir, 'Oh, ini terlihat menarik," kata Mardsen dilansir laman New York Post, Minggu (4/7/2021).
“Saya berpikir, dokumen yang ditemukan di loteng di rumah keluarga di Skotlandia ini dan dibawa keluar sebagai sesuatu yang aneh dan menarik, sepertinya benar-benar istimewa,” ujarnya dengan semangat.
Perkamen itu, yang dilelang Kamis di Philadelphia, sebenarnya hanyalah satu dari hanya beberapa lusin salinan Deklarasi yang tersisa yang dicetak oleh ahli pengukir William Stone atas perintah Menteri Luar Negeri John Quincy Adams pada 1820.
John Quincy Adams telah memesan lebih dari 200 eksemplar untuk diberikan kepada penandatangan asli yang masih hidup dan pejabat tinggi lainnya pada saat itu.
Salinan khusus ini adalah salah satu dari dua yang diberikan kepada Carroll, yang kemudian memberikannya kepada cucu menantunya yang keturunan Skotlandia-Kanada, John MacTavish.
Salinan lainnya disumbangkan ke Maryland Historical Society pada 1844.
Salinan yang dijual dijajakan di Rumah Lelang Freeman, tidak jauh dari tempat Deklarasi asli ditandatangani di Philadelphia, dengan total 4.420.000 dolar AS.
Baca Juga: Heboh Artefak Batu Kenong di Kabupaten Jember Dijual Online
Penjual dokumen memilih untuk tetap anonim.
“Saya segera menyadari betapa pentingnya hal ini bagi budaya Amerika,” pungkas Cathy Marsden.
Berita Terkait
-
Wow! Arkeolog Temukan Artefak Berusia 9.000 Tahun Berkat Kelinci
-
Terbuat dari Tulang Langka, Arkeolog Temukan Artefak Berusia 5.000 Tahun
-
Jangkar Batu Usia 2.000 Tahun Ditemukan, Kemungkinan Sisa Pelabuhan Romawi
-
Beli Mangkuk Rp 500 Ribu, Ternyata Artefak Langka dari Abad ke-15
-
Ini Bentuk Penggunaan Uang Tertua di Dunia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa