Suara.com - Tim arkeolog menemukan gundukan makam besar berbentuk piramida yang menampung 30 tentara di Suriah.
Makam tersebut bisa menjadi monumen perang tertua yang pernah ditemukan, setidaknya berusia 4.300 tahun.
"Temuan ini menunjukkan bahwa orang-orang kuno menghormati mereka yang tewas dalam pertempuran, seperti yang kita lakukan saat ini," kata Anne Porter, profesor Near and Middle Eastern Civilizations di University of Toronto.
Monumen itu terlihat seperti piramida bertingkat Djoser di Mesir, hanya saja monumen itu terbuat dari tanah dan gypsum, bukan batu.
Meskipun situs tersebut digali pertama kali antara 1988 dan 1999 oleh tim yang dipimpin Porter dan Thomas McClelland, para peneliti belum memahami tujuannya hingga sekarang.
Para ahli menemukan bahwa mayat-mayat itu dikebumikan dengan cermat, meski sebagian besar usia dan jenis kelaminnya tidak dapat diidentifikasi.
Mayat yang dapat diidentifikasi adalah lelaki dan berkisar dari orang dewasa hingga yang berusia 8 hingga 10 tahun.
Tidak diketahui alasan jelas mengapa anak berusia 8 hingga 10 tahun dikuburkan dalam monumen perang.
Dilansir dari Live Science, Selasa (1/6/2021), tulang-tulang mayat itu kemungkinan besar telah digali dan dikuburkan kembali di monumen peringatan tersebut.
Baca Juga: Berisi Tulang, Guci Kuno Berusia 2.300 Tahun Menyimpan Santet
Beberapa jasad dimakamkan dengan kunga atau jenis keledai untuk menarik kendaraan. Tim menduga prajurit tersebut mungkin bertugas sebagai pengemudi gerobak.
Selain itu, tim juga menemukan pelet yang terkubur di dekat beberapa jasad. Orang kuno sering menggunakan pelet yang ditembakkan dari umban sebagai senjata kuno.
Berita Terkait
-
Arkeolog Temukan Kota Kematian, Berisi 40 Makam Berusia Seribu Tahun
-
Arkeolog Temukan Jejak Kaki Bayi Dinosaurus, Terkecil di Dunia
-
Sejarah Islam Masuk ke Uluan Sumsel Jadi Objek Penelitian
-
Jejak Kaki Dinosaurus Terbesar Ditemukan di Inggris
-
Bak Hewan Buas, Manusia Pernah Duduki Puncak Predator Selama 2 Juta Tahun
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan