Suara.com - Belum dua bulan menjabat, CEO Amazon Andy Jassy mengambil kendali dari pendiri Jeff Bezos, sudah menghadapi potensi skandal.
Dua sumber anonim menuduh Jassy campur tangan keputusan SDM perusahaan yang telah memutuskan pemecatan seorang eksekutif diperusahaan tersebut karena diskriminasi.
Dilansir dari The Verge mengutip Protocol, Kamis (2/9/2021), Amazon tidak menyangkalnya.
Cerita berlanjut bahwa pada 2019, seorang karyawan Amazon perempuan kulit hitam menuduh manajer umum AWS Outposts Joshua Burgin melakukan diskriminasi dan HR mengeluarkan laporan yang merekomendasikan dia dipecat.
Tapi Jassy mengajukan permintaan pribadi dari bos Burgin, Charlie Bell, dan memutuskan untuk membiarkannya tetap bekerja.
Pada saat itu, Jassy adalah CEO AWS, Bell adalah seorang eksekutif cloud bintang yang juga dilaporkan menjabat sebagai anggota tim kepemimpinan senior Amazon, dan Burgin adalah kepala staf Bell. Bell baru saja pindah ke Microsoft.
Protocol menulis bahwa ketika itu memberi Amazon "laporan terperinci tentang peristiwa itu," perusahaan tidak membantahnya.
"Dalam hal ini, kami melakukan penyelidikan menyeluruh dan mengambil apa yang kami yakini sebagai tindakan korektif yang tepat," tulis perusahaan itu.
Pada Juli lalu, Amazon berjanji untuk menyelidiki tuduhan diskriminasi dan pelecehan di dalam unit AWS-nya setelah 550 pekerja Amazon menandatangani petisi yang menuduh perusahaan mengembangkan “budaya yang mendasari diskriminasi sistemik, pelecehan, intimidasi, dan bias terhadap perempuan dan kelompok yang kurang terwakili".
Baca Juga: Tak Bisa Telat, Tidak Bisa Hidup: Kisah Kurir Paket Amazon di Australia
Lima karyawan perempuan Amazon tertentu juga menggugat perusahaan untuk diskriminasi pada Mei lalu, tiga di antaranya masih bekerja untuk Amazon pada saat itu.
Tidak jelas apakah pekerja yang menuduh Burgin - dan menurut asosiasi, Jassy - adalah salah satu dari lima orang itu, tetapi Protocol menyarankan dia juga menggugat.
Berita Terkait
-
Banjir Keluhan, New World Jadi Game Paling Populer di Steam
-
Siap Bersaing, Intel Gandeng Qualcomm dan Amazon
-
Rivian Automotive Dirikan Pabrik Mobil Listrik yang Kedua
-
Khawatir Nama Anaknya Jadi Bahan Ejekan, Ibu Ini Stres sampai Tak Bisa Tidur
-
Jelang Penerbangan ke Luar Angkasa, Jeff Bezos Mengaku Tidak Cemas
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari 2026: Rebutan Dembele UTOTY yang OP Banget
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret
-
5 HP Murah Tanpa Iklan 'Pop-Up', Pemakaian Harian Tenang tanpa Gangguan
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia
-
Keamanan Siber Indonesia Masuki Babak Baru, Konvergensi IT dan OT Jadi Sorotan
-
Terungkap! Alasan Poco F8 Basic Tak Masuk Indonesia
-
5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
-
Daftar Harga HP Infinix Februari 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan Saja
-
5 Tokoh Teknologi Muncul di Epstein Files: Ada Orang Terkaya hingga Ilmuwan