Suara.com - Xiaomi mengalahkan Apple menjadi produsen perangkat wearable terbesar di dunia pada kuartal kedua tahun 2021. Firma riset Canalys mengatakan kinerja Xiaomi selama kuartal April hingga Juni meningkat berkat peluncuran Mi Band 6 yang merupakan pelacak kebugaran andalan perusahaan.
"Xiaomi membuat langkah bijak untuk mempercepat perilisan Mi Band 6, yang merupakan perangkat yang lebih menarik daripada pendahulunya," kata Cynthia Chen, analis Canalys, seperti dikutip dari Android Central pada Sabtu (4/9/2021).
Perusahaan asal China itu juga mendapat keuntungan dari peluncuran jam tangan pintar dasar di pasar negara berkembang seperti India.
Apple berada pada posisi kedua dengan pangsa pasar 19,3 persen dan mengirimkan total 7,9 juta jam tangan pintar pada kuartal kedua tahun 2021, mencatat pertumbuhan 29,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada peringkat ketiga terdapat Huawei yang mengirimkan 3,7 juta unit selama kuartal kedua 2021 dan menguasai 9,2 persen pangsa pasar global. Disusul oleh Fitbit dan Samsung yang masing-masing memiliki pangsa pasar sebesar 7,3 persen dan 6,1 persen.
Pasar perangkat wearable global dilaporkan telah tumbuh sebesar 5,6 persen YoT selama kuartal kedua, dengan total pengiriman mencapai 40,9 juta unit.
Meskipun penjualan basic fitness band terus menurun, hal itu diimbangi oleh pertumbuhan pengiriman jam tangan pintar secara global. Smartwatch saat ini mencakup 62 persen dari keseluruhan pasar wearable.
Canalys berharap jam tangan pintar dapat terus menjadi pendorong pertumbuhan utama untuk kategori wearable band selama tahun-tahun mendatang.
Baca Juga: Jelang Peluncuran iPhone 13, Pangsa Pasar Apple Turun di Bawah Xiaomi
Berita Terkait
-
Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!
-
HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?
-
Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Nggak Harus Baru, 5 HP Flagship Bekas Rp2-3 Jutaan yang Masih Worth It
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik