Tekno / Gadget
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB
HyperOS 4. [Mi.com]
Baca 10 detik
  • Xiaomi memperkenalkan HyperOS 4 pada 14 Agustus 2024 dengan desain kaca real-time dan efisiensi memori yang meningkat.
  • Fitur Super AI Assistant 2.0 memungkinkan navigasi kontekstual cepat tanpa harus mengetik perintah secara manual.
  • Pembaruan sistem operasi ini dijadwalkan meluncur dalam tiga gelombang mulai pertengahan Agustus hingga September 2024.

Suara.com - Masalah klasik pengguna smartphone selama bertahun-tahun adalah sistem operasi yang semakin lama semakin "berat" dan antarmuka (UI) yang terasa kaku.

Banyak pembaruan OS hanya sekadar ganti warna tanpa memberikan perubahan performa yang nyata. Menjawab keresahan itu, Xiaomi baru saja memperkenalkan HyperOS 4, sebuah lompatan teknologi yang tidak lagi mengekor jadwal Android, melainkan fokus pada kecepatan ekstrem dan estetika masa depan.

Desain "Glass Look" yang Terasa Nyata

Lupakan tampilan flat yang membosankan. Inovasi paling mencolok di HyperOS 4 adalah bahasa desain bergaya kaca (glass look). Xiaomi tidak main-main, sistem ini mampu melakukan rendering pembiasan cahaya secara real-time.

Hasilnya? Antarmuka ponsel akan terlihat seperti kaca bening yang mewah dan responsif terhadap gerakan. Kustomisasi juga dibuat lebih personal.

Pengguna kini bebas menggeser posisi jam, mengatur notifikasi, hingga mengubah ukuran folder sesuka hati. Perpindahan dari mode potret ke lanskap kini dibuat sangat mulus tanpa ada patahan visual sedikitpun.

Bukan Sekadar Cepat, Tapi "Cerdas" di Latar Belakang

Xiaomi membawa efisiensi ke level baru. Jika biasanya HP melambat setelah dipakai berjam-jam, HyperOS 4 justru sebaliknya, sebagaimana melansir dari laman GSM Arena, Jumat (14/8/2026).

Berdasarkan pengujian internal, setelah ponsel digunakan selama 9 jam, kecepatan memuat aplikasi justru meningkat 18 persen dibanding versi sebelumnya.

Baca Juga: 4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

Rahasianya ada pada integrasi AI yang mampu memprediksi langkah pengguna. AI akan menebak aplikasi apa yang akan buka selanjutnya, lalu menyiapkan sumber daya di RAM sebelum sempat menyentuh layarnya.

"Sistem baru ini tidak hanya memangkas waktu tunggu, tapi juga memahami kebiasaan pengguna. Kami berhasil memotong waktu startup kamera hingga 200 milidetik agar momen berharga tidak terlewatkan," tulis laporan teknis Xiaomi.

Super AI Assistant 2.0: Navigasi Tanpa Ketik

Bintang utama dari rilis ini adalah Super AI Assistant 2.0 yang ditenagai oleh LLM (Large Language Model) mandiri bernama MiMo. Fitur yang paling memukau adalah "Inspiration Ball".

Bayangkan Anda hanya perlu menyeret sebuah ikon ke atas sebuah alamat, lalu berkata "navigasi ke sini", dan aplikasi peta langsung terbuka secara otomatis.

Atau, seret ikon tersebut ke gambar sepatu di Instagram, dan AI akan mencarikan toko daringnya untuk Anda. Ini bukan lagi soal shortcut, tapi soal interaksi kontekstual yang membuat HP terasa seperti asisten pribadi sungguhan.

Load More