Suara.com - Aplikasi Default merupakan aplikasi yang sudah diinstal sebelumnya pada ponsel cerdas kamu dan mungkin tidak diinginkan.
Mereka sering digunakan oleh produsen untuk mendorong aplikasi dan layanan mereka sendiri.
Meskipun sebagian besar bloatware sebenarnya tidak akan melakukan sesuatu yang berbahaya, aplikasi yang tidak diinginkan ini menghabiskan ruang penyimpanan dan sumber daya sistem yang dapat digunakan oleh aplikasi yang sebenarnya ingin digunakan.
Dari sudut pandang keamanan dan privasi, sebaiknya hapus aplikasi default yang tidak digunakan. Bagaimana kamu melakukannya akan tergantung pada ponsel yang digunakan.
Dilansir dari Wired, Minggu (5/9/2021), begini cara menghapus aplikasi default di Android
Aplikasi default adalah masalah yang jauh lebih umum pada ponsel Android karena ada lebih banyak pembuat ponsel yang mengeluarkan perangkat Android.
Dalam beberapa kasus, kamu dapat menemukan selusin aplikasi atau lebih yang sebenarnya tidak diinginkan atau butuhkan (meskipun produsennya sendiri akan tertarik untuk kamu coba).
Untuk menyingkirkan aplikasi apa pun dari ponsel Android, buka Pengaturan dan pilih Aplikasi dan pemberitahuan, lalu Lihat semua aplikasi.
Jika kamu yakin dapat melakukannya tanpa sesuatu, pilih aplikasi lalu pilih Copot pemasangan untuk menghapusnya.
Baca Juga: Data Kesehatan di Indonesia Mudah Bocor, Bisa Bahayakan Pasien
Dalam beberapa kasus, kamu tidak akan dapat menghapus aplikasi sepenuhnya karena cara pabrikan mengintegrasikannya ke dalam versi Android-nya sendiri.
Jika ini masalahnya, cari opsi berlabel Nonaktifkan alih-alih Copot pemasangan—ini setidaknya akan mencegah aplikasi berjalan, menggunakan sumber daya sistem vital, dan menghalangi kamu.
Prosesnya mungkin sedikit berbeda tergantung pada merek dan model ponsel dan versi Android yang dijalankan.
Tapi jika menuju ke aplikasi Pengaturan utama, kamu seharusnya dapat menghapus atau menonaktifkan aplikasi dengan cukup mudah, sehingga ponsel bisa lebih "ringan".
Seperti yang telah kami katakan, beberapa pembuat ponsel Android akan menginstal aplikasi yang tidak dapat dihapus melalui metode biasa.
Berita Terkait
-
Kominfo Selesaikan 31 Kasus Kebocoran Data Pribadi, Sanksinya Teguran Tertulis
-
Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor, Kominfo: Tetap Manfaatkan PeduliLindungi
-
Kominfo Akui Sertifikat Vaksin Jokowi Diakses via Fitur PeduliLindungi
-
Menkes Akui Kebocoran Data Aplikasi PeduliLindungi Ancam Keselamatan Masyarakat
-
Percepat Kerja Petugas, BPJS Kesehatan Uji Coba Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Perintah Prabowo ke Menhut Raja Juli: Urus Karhutla Jangan Omon-omon, Harus Aksi Nyata
-
Bukan Cuma Kabut Asap, 3 Kecamatan Palembang Kini Krisis Air Bersih
-
Ole Romeny Absen 2 Laga Usai Pasrah Terima Sanksi Kartu Merah KNVB
-
GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen
-
5 HP Murah dengan Performa Flagship, Nomor 1 Paling Ganas
-
Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus
-
6 Zodiak Bakal Ketiban Untung dan Rezeki Tak Terduga pada 26 Agustus 2026
-
Posisi Tidur Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui dan Islam
-
Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar
-
4 Dampak Buruk Menggunakan Sunscreen Kedaluwarsa, Cek Sebelum Dipakai