Suara.com - Kerumunan di restoran Holywings Kemang ramai mendapatkan respons warganet. Mereka menyuarakan berbagai komentarnya di lini masa Twitter.
Kasus ini bermula dari sebuah video yang viral di media sosial. Video ini berisi aparat gabungan TNI-Polri beserta Satpol PP DKI Jakarta yang merazia restoran Holywings Tavern, Kemang, Minggu (5/9/2021) dini hari.
Dalam video beredar terlihat petugas mendatangi kerumunan di dalam Holywings. Informasi soal tempat juga terucap melalui suara seorang lelaki di dalam video.
"Holywing Kemang ini. Kapan selesai negeri ini?" ucapnya.
Lelaki di video itu juga menyayangkan kelompok anak muda yang masih berkerumun tanpa disiplin prokes di Holywings.
"Tidak ada anak mudanya yang mau kerja sama menghapus Covid. Lihatlah anak mudanya ini," ucap pria di dalam video.
Pada akhirnya, restoran dan bar Holywings Kemang resmi ditutup selama tiga hari oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.
Tempat usaha itu dianggap melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan ditutup mulai Minggu.
Viral kerumunan Holywings Kemang ini mendapatkan respons dari warganet Indonesia.
Baca Juga: Kerumunan di Holywings Kemang Dibubarkan, Deddy Corbuzier Beri Sindiran Menohok
Berdasarkan pantauan Suara.com di kolom trending Twitter Indonesia, kata Holywings telah dicuitkan lebih dari 11,6 ribu tweet dan masuk ke peringkat ke-9.
Isinya tentu mengkritik kerumunan yang ada di Holywings. Akan tetapi, ada pula beberapa warganet salah kaprah soal Holywings.
"holywings dari yg tadinya pernah dijadiin tempat untuk vaksinasi sampe akhirnya kegep melanggar prokes ngebiarin masyarakat hebring ngeriung gajetot demi instastory alias knp tolol bgt si orang2," kata @miqbaldanis.
"Kerumunan di salah satu restoran Holywings Kemang, Jakarta.
Dibubarkan petugas(5/9). Heem..entar kalau covid naik lagi, pusat yg kerja," kata @Cintada16.
"Ada orang mau nongkrong di Holywings aja udah aneh," kata @josephsudiro.
"Aku pikir holywings resto khusus jualan sayap ayam sumpah," kata @aMrazing.
"Saya, dan suka heran kenapa kawan2 saya kalo cerita abis ke holywings berasa udah kek gagah banget gtu. Yaelah makan sayap pedes aja sombong batinku. Ternyata ku keliru," kata @asamlambungnaek.
Berita Terkait
-
Dibantai Manchester City 5-0, Arsenal Jadi Bulan-bulanan Warganet Twitter
-
Warganet Indonesia Heboh Trailer Spider-Man No Way Home
-
Lakukan 7 Tips ini Agar Tetap Konsisten dalam Menulis!
-
Blue Moon Jadi Trending Topik, Warganet Bagikan Hasil Tangkapan Bulan Purnama
-
Foto Mural Dihapus Beredar, Jokowi 404 Not Found Trending Topik
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing
-
Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya
-
Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana