Suara.com - Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Dedy Permadi mengatakan akses internet merupakan salah satu tantangan terbesar pemerintah dalam mencapai target literasi digital sebesar 50 juta peserta GNLD Siberkreasi, 700.000 peserta Digital Talent Scholarship (DTS), dan 1.200 peserta Digital Leadership Academy (DLA) di tahun 2024.
"Akses internet menjadi tantangan terbesar untuk mencapai target literasi digital," kata Dedy, Selasa (7/9/2021).
Oleh karena itu, Dedy mengatakan Kementerian Kominfo terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital, baik mobile broadband maupun fixed broadband, termasuk dengan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) dan peluncuran satelit SATRIA-I pada tahun 2023.
"Selain itu adaptasi metode pelatihan secara daring/virtual di masa pandemi ini juga berpotensi memengaruhi digital wellness dari para peserta, sehingga membutuhkan penyesuaian yang mencakup pelaksanaan teknis pelatihan yang lebih interaktif dan akomodatif terhadap kebutuhan dari berbagai pihak yang terlibat dalam pelatihan," ujarnya menambahkan.
Saat disinggung apakah hoaks juga merupakan tantangan tersendiri dalam menciptakan masyarakat yang terliterasi digital, Dedy mengatakan, kegiatan literasi digital yang mengasah kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis serta menganalisis informasi yang terdapat di internet menjadi salah satu upaya meminimalisasi laju persebaran hoaks dan disinformasi.
"Peredaran hoaks yang masih terus dapat ditemui menandakan kegiatan literasi digital harus terus dilakukan untuk menyiapkan masyarakat dari ancaman hoaks dan disinformasi," kata pria lulusan UGM Yogyakarta tersebut.
Lebih lanjut, ia memaparkan Kementerian Kominfo terus memperkuat kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya untuk mendukung pemenuhan target literasi digital, namun juga untuk terus meningkatkan kualitas materi literasi digital yang disediakan.
Di kecakapan digital tingkat dasar pelaksanaan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) dilakukan bersama 114 mitra di 514 kabupaten/kota pada 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Selanjutnya, di kecakapan digital tingkat menengah, melalui Digital Talent Scholarship (DTS), Kementerian Kominfo bekerja sama dengan 96 universitas dan politeknik di 34 provinsi di seluruh Indonesia, serta bermitra dengan berbagai perusahaan teknologi.
Baca Juga: Literasi Digital yang Merata Bisa Dorong Inovasi Ekonomi Digital
Sementara pada kecakapan digital tingkat lanjutan melalui Digital Leadership Academy (DLA), Kementerian Kominfo bekerja sama dengan National University of Singapore (NUS), Tsinghua University, Harvard University, dan University of Oxford untuk memberikan pendidikan eksekutif bagi para pengambil kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan transformasi digital Indonesia.
"Kementerian Kominfo berharap masyarakat bisa mendayagunakan internet untuk menunjang produktivitas dan inovasi secara maksimal dengan terus melakukan kegiatan literasi digital yang tersedia," kata Dedy.
"Pemanfaatan internet yang tepat guna dapat mendorong Indonesia dapat semakin bersaing di panggung kompetisi global sembari memastikan terciptanya ruang digital yang sehat, aman, dan bersih," imbuhnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Melihat Bukan Lagi Berarti Percaya: Mengapa Era Deepfake Adalah Ancaman Nyata bagi Realitas Kita
-
Musik dan Literasi Digital Berpadu di Momenta Festival 2026
-
Konten Edukasi Semakin Banyak, tetapi Mengapa Polarisasi Tetap Tinggi?
-
Kartini di Era 5G: Melawan 'Pingitan Digital' dan Kekerasan Siber
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Vivo X Fold 6 Global Kantongi Sertifikasi Ini, Sinyal Kuat Peluncuran Resmi Makin Dekat
-
DJI Osmo Pocket 4P Resmi Dirilis, Kamera Gimbal Saku 1 Inci dengan Dual Lens untuk Konten Sinematik
-
EZVIZ Pamer Ekosistem Smart Home AI, Smart Lock Face Recognition Jadi Sorotan
-
Riset Terbaru: Kecerdasan Buatan Jadi Inovasi Perkantoran Terpenting di Dunia
-
4 HP Samsung yang Ada Kamera 0,5 Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan
-
Daftar HP Samsung yang Bisa AirDrop ke iPhone, Tak Perlu Aplikasi Pihak Ketiga
-
Komdigi Ancam Blokir 22 Platform Digital, Ada Qatar Airways dalam Daftar
-
Ex Flagship, 3 Rekomendasi HP Oppo Spek Premium yang Masih Layak Beli di 2026
-
5 Fitur AI Galaxy A Series yang Memudahkan Aktivitas Harian
-
Gainward GeForce RTX 50 Series Resmi Hadir, GPU Baru untuk Gaming AAA dan AI Generatif