Suara.com - Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Dedy Permadi mengatakan bahwa literasi digital yang merata dapat mendorong produktivitas dan inovasi di berbagai sektor, terutama di sektor ekonomi digital.
"Literasi digital berperan penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu menggunakan internet untuk mendorong produktivitas dan inovasi terutama di sektor ekonomi digital," kata Dedy, Selasa (7/9/2021).
Lebih lanjut, ia memaparkan kajian Bain Analysis yang melaporkan bahwa nilai ekonomi digital di Indonesia pada tahun 2020 tumbuh 11 persen dari tahun 2019. Di tahun 2025 mendatang, nilai tersebut diperkirakan menjadi sebesar 124 miliar dollar AS.
"Kementerian Kominfo yakin melalui literasi digital dari jumlah UMKM yang digitally onboarded akan terus meningkat dari angka saat ini yaitu 12 juta UMKM," kata Dedy.
Sebelumnya dalam kesempatan terpisah, Dedy memaparkan tiga hal penting yang menjadi perhatian pemerintah menanggapi ekonomi digital yang pesat saat ini maupun tahun-tahun mendatang.
Pertama adalah sektor ekonomi digital berpotensi besar menjadi faktor pendorong ekonomi utama untuk Indonesia di masa pandemi. Data dari BPS menyatakan adanya pertumbuhan year-on-year sekitar 10,58 persen di sektor informasi dan komunikasi yang terkait langsung ke sektor ekonomi digital.
Lebih lanjut, prediksi valuasi ekonomi digital di tahun 2025 akan mencapai Rp1.700 triliun. Terdapat tiga komponen aktif dalam ekonomi digital yaitu internet, kecerdasan buatan (AI), dan platform e-commerce.
Potret UMKM Indonesia 81 persen belum mengenal ruang digital dalam mengoptimalkan peluang bisnisnya. Peluang UMKM bertransformasi menjadi digital on board dapat menyumbang resiliensi UMKM di tengah pandemi.
Hal ini didukung dengan adanya 35 persen kenaikan pengiriman barang di tahun 2021 terkait dengan penjualan daring.
Baca Juga: Kelas Cakap Digital Diharapkan Ciptakan Ribuan Penggerak Literasi Digital
Pria lulusan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu menambahkan, di tahun ini, Kementerian Kominfo menargetkan untuk menjangkau 12,5 juta peserta kecakapan digital tingkat dasar melalui Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi Kementerian Kominfo (GNLD Siberkreasi), 100 ribu peserta kecakapan digital tingkat menengah melalui Digital Talent Scholarship (DTS), dan 300 peserta kecakapan digital tingkat lanjutan melalui Digital Leadership Academy (DLA).
Pada tahun 2024 mendatang, GNLD Siberkreasi diharapkan mencapai 50 juta peserta, 700 ribu peserta untuk DTS, dan 1.200 peserta untuk DLA.
"Program tersebut hadir sebagai program stimulus yang sejalan dengan arahan Presiden terkait penyiapan kebutuhan 9 juta SDM bidang digital selama 15 tahun ke depan untuk mendukung transformasi digital di Indonesia," kata Dedy.
Berita Terkait
-
Konten Edukasi Semakin Banyak, tetapi Mengapa Polarisasi Tetap Tinggi?
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
Duet 5G dan AI: Kunci Akselerasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas 2045
-
Ekonomi Digital RI Diramal Bakal Cerah, Investasi Data Center Melejit Gila-gilaan!
-
Kartini di Era 5G: Melawan 'Pingitan Digital' dan Kekerasan Siber
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
-
Update Harga Samsung Galaxy S Series Terbaru, Mana Flagship Paling Worth It?
-
Terpopuler: Harga Flagship Xiaomi, 4 HP Terbaru Rp2 Jutaan Spek Kamera dan Baterai Mantap
-
Blackberry Comeback 2026, Bukan Sekedar HP Tapi Keamanan Siber Paling Dicari
-
5 Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark dengan Mudah, Kualitas Tetap Bagus
-
Customer Data Management Jadi Kunci Dorong Performa Bisnis di Era Personalisasi Berbasis Data
-
37 Kode Redeem FF Terbaru 24 Mei 2026: Sikat Sekarang, Skin SG2 Super Langka Menanti
-
4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Mei 2026: Login Sekarang, Rebut 5000 Gems Gratis
-
Daftar Harga HP Flagship Xiaomi Terbaru 2026, Mana yang Paling Layak Dibeli?