Suara.com - Dinosaurus dengan lengan depan pendek seperti tyrannosaurus memiliki cara berkelahi sendiri.
Studi terbaru, para ahli menemukan bahwa tyrannosaurus menggigit wajah satu sama lain saat terlibat perkelahian, meskipun kemungkinan tidak ada niat untuk membunuh.
Perkelahian tersebut merupakan bentuk dari persaingan individu yang berbeda untuk memperebutkan wilayah, pasangan, atau status yang lebih tinggi.
Para ahli menganalisis 202 tengkorak dan rahang tyrannosaurus yang memiliki total 324 bekas luka.
Tim menyadari bahwa tyrannosaurus muda tidak memiliki bekas gigitan di wajahnya.
Sebaliknya, sekitar setengah dari tyrannosaurus yang lebih tua memiliki bekas gigitan.
Hal itu menunjukkan mungkin hanya anggota yang lebih tua dari satu jenis kelamin yang terlibat dalam perkelahian.
"Secara keseluruhan, kita dapat mengumpulkan bagaimana hewan ini bertarung," kata Caleb Brown, kurator di Museum Royal Tyrrell yang memimpin penelitian.
Menurutnya, mereka kemungkinan besar sedang memposisikan dan mengukur satu sama lain, lalu mencoba untuk saling memegang kepala satu sama lain di antara rahang mereka.
Baca Juga: Lebih Besar dari T-rex, Dinosaurus Raksasa Bergigi Hiu Ditemukan di Uzbekistan
Tyrannosaurus adalah sekelompok dinosaurus pemakan daging yang mendominasi sebagai predator di Asia dan Amerika Utara, selama 20 juta tahun terakhir dari periode Kapur.
Proyek penelitian ini dimulai dengan penemuan spesimen tyrannosaurus tunggal pada 2017.
Analisis rahang mengungkapkan bahwa hewan itu memiliki serangkaian bekas luka panjang yang melengkung di sisi tulang.
Tengkorak tyrannosaurus sering memiliki banyak bekas luka. Tetapi tidak ada yang melihat sejumlah besar bekas luka ini untuk memeriksanya secara sistematis.
Oleh karena itu, Brown dan timnya mulai mendokumentasikan kejadian, bentuk, dan detail lain tentang bekas luka ini pada tengkorak tyrannosaurus, termasuk pada Albertosaurus, Daspletosaurus, dan Gorgosaurus.
Dilansir dari Live Science, Jumat (10/9/2021), bekas luka wajah pada tyrannosaurus sangat umum.
Berita Terkait
-
2 Dinosaurus Raksasa Baru Ditemukan, Berukuran Sebesar Paus Biru
-
Ilmuwan Temukan Fosil Dinosaurus Mirip Naga
-
Terungkap! Ini Asal-usul Asteroid Penabrak Bumi yang Musnahkan Dinosaurus
-
Tidak Disangka, 5 Hewan Ini Ternyata Lebih Tua dari Dinosaurus
-
Kabar Baik: Dua Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer atau AstraZeneca Efektif Lawan Varian Delta
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Apakah HP Kemasukan Air Bisa Diperbaiki? Ini 5 Rekomendasi Ponsel Tangguh Tahan Air
-
Daftar Harga HP Honor Terbaru Februari 2026, Lengkap dengan Tablet
-
41 Kode Redeem FF 6 Februari 2026: Klaim Skin Sukuna, Gloo Wall Cosmic dan Parasut Jujutsu Kaisen
-
7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
-
24 Kode Redeem FC Mobile 6 Februari 2026: Jadwal Lucio OVR 117
-
Biaya Akses Data Biometrik di Dukcapil Naik 3 Kali Lipat, ATSI Keberatan
-
Spesifikasi Advan Workmate Ultra, Laptop Murah dengan Intel Core Ultra
-
Bocoran Fitur Galaxy A57 Mencuat, Harga Samsung Galaxy A56 Kini Jadi Makin Murah
-
Pre-Order Dibuka, Final Fantasy 7 Rebirth Siap ke Nintendo Switch 2 Sebentar Lagi
-
Terpopuler: Gempa Pacitan Sebabnya Apa? Black Shark Gahar Muncul