Suara.com - Huawei menggandeng partner dan developer Indonesia untuk mengembangkan Huawei Mobile System dan ekosistem HarmonyOS 2.0, lewat Huawei Developer Day yang digelar Jumat lalu.
Patrick Ru selaku Country Head Huawei CBG Indonesia mengatakan, HUAWEI Developer Day (HDD) adalah platform yang dirancang pabrikan untuk melakukan komunikasi lebih mendalam dengan para developer.
Platform ini merupakan wadah bagi para pengembang untuk meningkatkan kemampuannya dalam memberikan pelayanan dan mendekatkan mereka dengan tren industri terbaru terkait perangkat seluler.
Melalui acara ini, tambah Patrick, Huawei juga memberikan pembaruan tentang bagaimana membangun dan mengembangkan ekosistemnya di Indonesia, sejalan dengan HarmonyOS yang baru saja diluncurkan.
"Masyarakat Indonesia kini dapat semakin terhubung. Huawei telah berperan dalam memberdayakan developer dan memfasilitasi mereka dengan kemampuan yang diperlukan dalam membangun ekosistem yang cerdas," jelas Patrick dalam rilis yang diterima, Minggu (12/9/2021).
Melalui HUAWEI Developer Day, perusahaan mengungkapkan bahwa ekosistem Huawei Mobile Services (HMS) telah diperbarui dengan kapabilitas terbarunya di HMS Core 6.0, yang tentunya didukung dengan HarmonyOS 2.0 dan fitur yang tersertifikasi Huawei Developer Programme.
HMS Core merupakan sebuah perangkat yang komprehensif dengan kapabilitas terbuka yang mendukung para developer untuk menghasilkan pengembangan yang efisien, cepat, serta monetisasi secara fleksibel.
Struktur layanan seluler pada HMS Core 6.0 menawarkan one-point akses, di mana dapat mendukung pendistribusian global secara efisien dan cerdas untuk seluruh salurannya.
Saat ini, ekosistem pada HMS menduduki peringkat ke-3 di dunia dengan lebih dari 550 juta pengguna aktif, 4.5 juta pengembang yang telah terdaftar, serta lebih dari 141.000 aplikasi yang telah terintegrasi.
Baca Juga: Semakin Bertambah, Pengguna HarmonyOS 2 Tembus 70 Juta
"Struktur kerja terbaru yang dimiliki HMS Core 6.0 dan firmware HarmonyOS 2.0 bertujuan mempermudah pengembang aplikasi, dalam menerapkan sekaligus cara bagi Huawei dalam menawarkan ekosistem yang beragam kepada konsumen," tambah Patrick.
HMS Core 6.0 sendiri menawarkan kemampuan yang melingkupi tujuh domain, yakni 3D Modelling, AV Pipeline, Audio Editor, Video Editor, dan 5G Modern.
Kemudian, Huawei juga memberikan update terkait toko aplikasi HUAWEI AppGallery.
Hingga Q2 2021, HUAWEI AppGallery memiliki 550 juta pengguna aktif bulanan, 141 ribu aplikasi terintegrasi dengan HMS, dan 4,5 juta developer yang terdaftar.
Patrick berharap, pihaknya dapat menciptakan dunia yang sepenuhnya terhubung dan cerdas bagi pelanggan kami di Indonesia, di mana mereka dapat menikmati efisiensi dan kenyamanan yang dibawa oleh kehidupan AI yang mulus.
"Kami senang bahwa kami bersama dengan jutaan konsumen kami dari seluruh dunia dapat merangkul masa depan," jelas Patrick.
Berita Terkait
-
Tablet Huawei MatePad 11 Meluncur di Indonesia, Harga Rp 7,3 Juta
-
Pre-order Huawei FreeBuds 4 di Indonesia Dibuka Mulai 5-13 Agustus
-
Tablet Huawei Matepad 11 Tiba di Indonesia di Awal Agustus
-
Pentingnya Satu Data Indonesia dan SInergi Semua Pihak
-
Huawei FreeBuds 4 Siap Rilis di Indonesia, Diklaim Earbuds ANC Open-fit Pertama
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah