Suara.com - The Last of Us dikenal sebagai salah satu game action-adventure terbaik yang mempunyai banyak penggemar. Kabar baik, tampilan pertama serial TV dari adaptasi game The Last of Us telah tersebar ke publik.
Akun Twitter Naughty Dog, developer The Last of Us, baru saja memamerkan tampilan pertama dari dari serial TV game tersebut. Unggahan gambar langsung memperoleh lebih dari 9.200 Retweet dan 47 ribu Like.
Pascal dan Ramsey yang terlihat dari belakang, cukup mirip dengan Joel dan Ellie dari karakter video game. Detail pakaian kumuh dan ransel usang mereka setidaknya memperoleh komentar positif dari penggemar.
Kedua karakter nampak menatap bukit penuh rerumputan di mana pesawat telah hancur dan berserakan. Season pertama serial TV ini akan mencakup jalan cerita yang ada di game pertama.
Jika sukses besar dan HBO menginginkan lebih banyak season, mungkin mereka juga bakal menjadikannya proyek unggulan.
The Last of Us dari HBO akan dipimpin dan ditulis oleh Druckmann dan pencipta Chernobyl, Craig Mazin. Acara ini akan dibintangi Pedro Pascal sebagai Joel, Bella Ramsey sebagai Ellie, Gabriel Luna sebagai Tommy, Anna Torv sebagai Tess, Merle Dandrige sebagai Marlene, dan Nico Parker sebagai putri Joel, Sarah.
Dikutip dari Variety, kisahnya akan mencakup Joel yang merupakan seorang survivor atau penyintas yang disewa untuk menyelundupkan Ellie (diperankan oleh aktris "Game of Thrones" Bella Ramsey).
Mereka dihadapkan misi untuk keluar dari zona karantina. Sebuah pekerjaan kecil menjadi perjalanan brutal dan mengerikan karena mereka berdua harus melintasi AS dan bergantung satu sama lain untuk bertahan hidup.
The Last of Us juga merupakan game survival horor yang memperoleh banyak pujian atas narasi, efek visual dan gameplay-nya.
Baca Juga: Kalahkan Dewa United, Jeet Esports Juarai Lokapala PON Papua
Beberapa sumber mengklaim bahwa HBO menyiapkan dana fantastis pada serial TV adaptasi game bertema pasca-apokaliptik ini. Bahkan serial TV The Last of Us dispekulasikan menelan biaya per episode lebih banyak jika dibandingkan Game of Thrones.
Salah satu sumber yang membocorkan dana fantastis dari HBO adalah Premier Alberta Kanada, Jason Kenney. Pimpinan wilayah Alberta tersebut mengklaim bahwa HBO menghabiskan 200 juta dolar AS (Rp 2,85 triliun) per tahun untuk proyek terbaru.
Melalui pidato yang menggembar-gemborkan pemulihan ekonomi Alberta, Kenney mengungkapkan bahwa HBO menggelontorkan dana yang banyak untuk proyek serial TV The Last of Us.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris