Suara.com - Pemerintah China melarang adanya kompetisi PUBG: Battlegrounds.
Padahal game PUBG versi PC ini sangat terkenal di negara tirai bambu tersebut.
Larangan ini disebabkan karena pemerintah melalui National Administration of Press and Publication (NAPP), tidak memberikan persetujuan China akan menjadi tuan rumah turnamen tersebut.
Larangan ini akan berdampak buruk pada semua kompetisi PUBG: Battlegrounds, termasuk yang populer adalah PUBG Champions League (PCL).
PCL adalah salah satu turnamen terbesar di China yang menyediakan hadiah tinggi.
Popularitas PCL sendiri sangat besar karena turnamen itu menjadi tiket ke kompetisi PUBG Global Championship.
Larangan ini mengancam tim esports China karena tidak bisa lolos ke turnamen internasional tersebut.
Yibo Zhang, selaku Vice President China Culture Management Association Esports Committee menyebutkan, larangan ini akan mempengaruhi ribuan penyelenggara turnamen PUBG, tim, kreator konten, streamer, dan pro player.
"Tidak jelas apakah PUBG akan dilarang di platform live streaming," tutur Zhang, dikutip dari Sports Keeda, Kamis (30/9/2021).
Baca Juga: Cepat Klaim Hadiahnya! Ini Kode Redeem PUBG 30 September 2021
Tapi sejauh ini larangan hanya berlaku untuk kompetisi PUBG.
Larangan ini juga bakal mengancam gelaran Asian Games 2022 yang akan digelar di China.
PUBG Mobile sendiri merupakan salah satu game yang diikutsertakan dalam kompetisi tersebut.
Namun, belum diketahui apakah esports PUBG Mobile juga berdampak pada larangan yang berlaku untuk kompetisi PUBG versi PC ini.
Berita Terkait
-
PUBG Mobile Jawara Community Resmi Dibentuk, Tampung Komunitas Gamers di Indonesia
-
Item Gratis Melimpah, Segera Klaim Kode Redeem PUBG 28 September 2021
-
Update Kode Redeem PUBG Mobile 27 September 2021, Begini Cara Klaimnya!
-
Oppo Reno6 Ultimate Gaming Battle Pertemukan Bigetron RA dan Dewa United
-
Buruan Sikat! Deretan Kode Redeem PUBG Mobile 26 September 2021
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
5 HP Snapdragon 8 Gen 3 Terbaik dengan Layar AMOLED untuk Game Terbaru
-
7 HP Oppo Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Kamera dan Performa Bagus
-
Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO
-
Redmi Note 13 RAM 8 Harganya Berapa? Cek Daftar Harga HP Xiaomi Tipe Ini 2026
-
5 HP OPPO Reno Termurah April 2026, Kamera Paling Jernih untuk Tipe Mid-Range
-
Bocoran Xiaomi 17 Fold: Pakai Chipset Xring O3, Siap Jadi HP Lipat Paling Canggih 2026?
-
Acer Edu Summit 2026: Inovasi AI Ubah Cara Belajar, Ini Teknologi dan Strategi Pendidikan Masa Depan
-
Penyebab Kode 3E Mesin Cuci Samsung dan Panduan Perbaikan Mandiri di Rumah
-
Cara Aktifkan Roaming Data Saat Haji 2026, XLSMART Rilis Paket Murah Mulai Rp355 Ribu
-
4 Rekomendasi HP Xiaomi dengan Kamera OIS Terbaik: Warna Tajam, Video Stabil