Suara.com - Selama musim panas 2018, Komisi Eropa mendenda Google 5 miliar dolar AS karena memaksa produsen ponsel menginstal Android di perangkat mereka, memasukkan mesin pencari dan browser Google di handset.
Dengan kata lain, Google memberi tahu perusahaan-perusahaan ini bahwa jika mereka menginginkan versi Google Android (yang merupakan sumber terbuka, bagaimanapun juga), mereka harus menginstal Google Search dan Browser Chrome di ponsel.
Komisi Eropa juga menunjukkan bahwa Google membayar produsen untuk tidak menginstal mesin pencari lain selain Google Search di handset mereka.
Bahkan Google disebut tidak akan mengizinkan ponsel dengan versi Android yang tidak disetujui untuk dijual.
Komisi Eropa merasa bahwa pembatasan ini anti persaingan dan berharap bahwa denda besar akan membantu Google memahami gravitasi dari apa yang telah dilakukannya.
Sebelum denda besar diumumkan, UE memaksa Google mengirim ke pengguna Android di benua itu dua pemberitahuan yang memungkinkan mereka memilih mesin pencari dan browser pihak ketiga untuk perangkat mereka.
Dilansir Phonearena mengutip Bloomberg, Senin (4/10/2021), raksasa pencarian itu berusaha untuk mendapatkan denda 5 miliar dolar AS dan menghapus perintah antimonopoli 2018 dari catatan.
Dengan melakukan itu, ia mengungkapkan informasi yang menarik—jika tidak terlalu ironis.
Alfonso Lamadrid, seorang pengacara Google, mengatakan kepada Pengadilan Umum Uni Eropa di Luksemburg pada Selasa lalu bahwa pihaknya telah menyerahkan bukti yang menunjukkan bahwa permintaan pencarian paling umum di Bing sejauh ini adalah Google.
Baca Juga: Pemain Baru Wajib Tahu! Ini Cara Mendapatkan Diamonds Gratis Free Fire Max
Bing adalah mesin pencari Microsoft dan pengacara tersebut mencoba menjelaskan tentang seberapa populer dan lebih banyak digunakannya Google Search daripada pesaingnya.
Lamarid mengatakan hal yang sama ketika dia berhadapan dengan Pengadilan Umum Uni Eropa.
"Orang menggunakan Google karena mereka memilih, bukan karena mereka dipaksa. Pangsa pasar Google dalam pencarian umum konsisten dengan survei konsumen yang menunjukkan bahwa 95 persen pengguna lebih memilih Google untuk menyaingi mesin pencarian," jelasnya.
Berita Terkait
-
Happy Birthday! Google Rayakan Ulang Tahun ke-23 lewat Doodle Bentuk Kue
-
Nanti Folder Foto Bisa Disembunyikan, Google Photo Garap Fitur Locked Folder
-
Google Photos Siapkan Fitur Folder Terkunci di Semua Ponsel Android
-
Blackpink Akan Menghadiri 'Paris Fasihon Week' dan Google 'Dear Earth'
-
CEK FAKTA: Bill Gates Serukan Populasi Manusia Dikurangi Lewat Vaksinasi, Benarkah?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Harga Wuling Aira EV Bikin Heboh, 9 Mobil Ini Ditaksir Kena Pukulan Telak
-
Polda Metro Bongkar Sindikat Obat Keras di Kebon Kacang, 5 Pengedar Berhasil Diciduk
-
Resmi, MK Larang Program MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan
-
Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?
-
Apakah di Dalam Rumah Wajib Pakai Sunscreen?
-
5 Shio yang Kondisi Keuangannya Bakal Membaik pada Agustus 2026, Peluang Cuan hingga Karier
-
Selamat dari Serangan Maut yang Tewaskan Suami dan Anak, Begini Kondisi Nurhanisa
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas