Suara.com - Head of Network Solutions Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal mengatakan, spektrum frekuensi 3.5 GHz adalah yang paling ideal untuk menerapkan internet 5G. Sebab, spektrum ini sudah umum dipakai di beberapa negara.
Akan tetapi, ia tak menampik bahwa spektrum frekuensi 2.3 GHz yang saat ini dipakai Telkomsel amat penting untuk perkembangan internet 5G di Indonesia.
"Semua spektrum sangat penting, baik itu 2.3 GHz atau 3.5 GHz," ungkap Ronni dalam diskusi virtual 5G Ericsson, Rabu (6/10/2021).
Ronni menyebut saat ini juga sudah banyak ponsel yang tersedia untuk band n40 di frekuensi 2300MHz (2.3GHz). Ia menilai harga ponsel pun turun semakin cepat.
"Jadi semua spektrum itu semuanya penting. Yang terpenting adalah spektrum bisa tersedia secepat mungkin," jelasnya.
Terkait kapan internet 5G segera hadir di Indonesia, Magnus Ewerbring selaku Chief Technology Officer (CTO) Ericsson untuk wilayah Asia Pasifik menjawab bahwa jaringan seluler pasti akan terus menerus berkembang.
"Jadi tidak bisa dari awal langsung besar," kata Magnus.
Ia juga mengaku Ericsson telah melihat perkembangan internet 4G yang mulai dijalankan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"Kalau dilihat dari penyebaran internet 4G, kira-kira 92 persen populasi jangkauan sudah support 4G. Tinggal sedikit mungkin ya," tambahnya.
Baca Juga: Banyaknya Ponsel 5G Dukung Percepatan Internet 5G di Indonesia
Magnus tak menampik jika masih banyak area di Indonesia yang masih belum terjangkau internet 4G, terutama saat masyarakat bepergian ke tempat wisata tertentu. Tapi ia percaya operator seluler akan segera menghadirkannya.
"Balik lagi ke bisnis case dari operator untuk deploy ke area sana. Selama populasi di sana mendukung, mungkin internet menjangkau area itu," jelasnya.
Berita Terkait
-
Telkomsel Ungkap 361 BTS Sudah Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
-
Muhammad Yusuf Ateh Resmi Jadi Komisaris Telkomsel, Perkuat Strategi 5G dan Transformasi Digital
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream TV, Telkomsel dan TVRI Sediakan Akses Gratis
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Telkomsel Catat Laba Rp19,7 Triliun di 2025, Fokus Perkuat AI dan Ekosistem Digital Indonesia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN