- Telkomsel dan SiCepat Ekspres meluncurkan Paket Siap Antar pada Selasa (7/7/2026) untuk mendukung konektivitas operasional kurir di Indonesia.
- Paket Siap Antar menyediakan kuota internet khusus untuk aplikasi operasional, navigasi digital, dan komunikasi WhatsApp para mitra kurir.
- Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi kerja kurir serta mempercepat proses distribusi logistik melalui akses internet yang andal.
Suara.com - Di tengah pesatnya pertumbuhan industri logistik dan e-commerce, kebutuhan akan konektivitas yang stabil menjadi semakin penting bagi para kurir.
Mulai dari menerima pesanan, mengakses aplikasi operasional, menggunakan navigasi digital, hingga berkomunikasi dengan pelanggan, seluruh aktivitas pengiriman kini bergantung pada jaringan internet yang andal.
Telkomsel bersama SiCepat Ekspres meluncurkan Paket Siap Antar, solusi konektivitas yang dirancang khusus untuk mendukung produktivitas kurir dan mitra pengiriman.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari sinergi yang dibangun melalui Telkomsel Ventures, innovation arm Telkomsel yang mendorong kolaborasi antara startup portofolio dan unit bisnis Telkomsel.
Paket Siap Antar menghadirkan kuota internet yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional kurir, mulai dari mengakses aplikasi pengiriman, menggunakan layanan navigasi, hingga berkomunikasi dengan pelanggan melalui WhatsApp selama menjalankan tugas.
Nyoman Adiyasa, VP Industrial & Resources Account Management Telkomsel, mengatakan kurir memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran proses distribusi hingga paket diterima pelanggan.
"Telkomsel bersama SiCepat menghadirkan Paket Siap Antar sebagai solusi konektivitas yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan operasional kurir," ujar Nyoman dalam keterangan resminya, Selasa (7/7/2026).
Untuk itu, dia menambahkan, perusahaan berharap solusi ini dapat membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja kurir serta mendukung kualitas layanan logistik di Indonesia.
Paket Siap Antar merupakan hasil integrasi layanan konektivitas Telkomsel dengan ekosistem operasional SiCepat.
Baca Juga: Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru
Paket tersedia dalam beberapa pilihan kuota mulai dari 5 GB hingga 46 GB, dengan masa aktif 2 hingga 30 hari.
Mitra kurir SiCepat dapat membeli paket tersebut melalui kode UMB *168*442# maupun aplikasi MyTelkomsel.
Selain kuota internet reguler, paket ini juga menyediakan kuota khusus untuk aplikasi operasional kurir dan WhatsApp agar aktivitas pengiriman tetap berjalan lancar.
Barry Lim, CEO SiCepat Ekspres, mengatakan kehadiran solusi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja para mitra pengiriman.
"Bersama Telkomsel kami menghadirkan solusi konektivitas yang dirancang untuk mendukung aktivitas mereka sehari-hari," katanya.
Menurut dia, dengan konektivitas yang andal dan terjangkau, kami berharap para mitra kurir dapat bekerja lebih produktif dan efisien sehingga menghadirkan pengalaman pengiriman yang lebih baik bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana teknologi telekomunikasi semakin berperan dalam mendukung transformasi digital sektor logistik.
Konektivitas yang lebih baik tidak hanya membantu mempercepat proses distribusi barang, tetapi juga meningkatkan koordinasi antara kurir, sistem operasional, dan pelanggan secara real time.
Ke depan, Telkomsel dan SiCepat berkomitmen memperluas kolaborasi untuk menghadirkan berbagai solusi digital yang mampu meningkatkan produktivitas pelaku industri logistik sekaligus memperkuat efisiensi operasional melalui pemanfaatan teknologi digital.
Berita Terkait
-
SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit
-
Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen
-
Mengapa Biaya Logistik di Indonesia Mahal? Ternyata Ini Akar Masalahnya
-
Volume Angkutan Retail KAI Capai 82.129 Ton hingga April 2026
-
Cara Ikut Korea Kaja Vol.3 by.U, Ada Hadiah Liburan ke Korea dan Nonton K-Pop Awards
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS
-
Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau
-
Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut
-
Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya
-
Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis