Fitur ini mempermudah admin grup untuk mengelola grup-grup mereka agar lebih efisien, namun masih nyaman digunakan.
Ketinggalan meeting hari ini? Tenang, video meeting bisa direkam, lho!
Kalau kamu masih dalam situasi Work-From-Home atau mungkin terlalu skeptis untuk pergi lagi ke luar rumah, bisa jadi kamu masih seringkali terjebak dengan online meeting.
Kamu juga bisa mengadakan online meeting lewat Telegram dengan sangat mudah.
Bahkan, tidak hanya bisa menjadwalkan online meeting lewat grup Telegram, kamu juga bisa merekam dan mengirimkan rekaman meeting tersebut ke tiap teman atau kolega yang dikenal di Telegram.
Untuk menggunakan opsi ini, klik tombol Chat dan tekan simbol mikrofon.
Sebelum menggunakan fitur ini, pastikan kamu sudah memberikan izin akses aplikasi Telegram untuk mengirim gambar dan video.
Anti kehilangan data-data penting dengan fitur Private Channel
Terakhir, Telegram juga menawarkan suatu fitur unik yang tidak dimiliki oleh aplikasi pengiriman pesan lainnya, yakni membuat channel privat yang dapat dipersonalisasi.
Baca Juga: Cara Membuat Stiker Telegram Sendiri dengan Mudah
Sebagaimana kita ketahui, Telegram memiliki fitur channel yang mengizinkan pengguna untuk menyebarkan informasi ke siapa saja tanpa menerima respon atau pesan balik dari para channel subscribers.
Channel ini biasanya dapat diakses secara publik, namun apabila membutuhkan fitur yang memungkinkan kamu untuk menyimpan data atau pesan penting apa pun, misalnya, fitur ini cocok banget untuk kamu.
Untuk membuat channel privat, tiap pengguna mungkin memiliki instruksi yang berbeda tergantung tipe device yang digunakan.
Secara singkat, cara mengaktifkan fitur ini adalah sebagai berikut:
- iPhone: Masuk ke tab Chats, klik opsi New Message di sudut kanan atas aplikasi dan pilih opsi New Channel.
- Android: Masuk ke Chats dan klik simbol pensil dan pilih ‘New Channel’ dari daftar pilihan yang tersedia.
- Desktop: Ketuk menu ‘hamburger’ di sudut kiri atas dan pilih opsi ‘New Channel’.
Sebagai aplikasi pengiriman pesan yang populer, Telegram terus menawarkan inovasi-inovasi baru lewat fitur-fiturnya, yang membuat aplikasi menjadi lebih menyenangkan, mudah, dan unik digunakan.
Berita Terkait
-
Cara Mengakhiri Obrolan WhatsApp Tanpa Menyinggung Orang
-
Saking Aman dan Tidak Diawasi Berwenang, Telegram Dimanfaatkan Hacker
-
Duh! Telegram Disebut Makin Banyak Dimanfaatkan Hacker
-
Soal Telegram Kapolri, Anggota DPR: Tak Boleh Ada Lagi Polisi Represif
-
Penganut LDR, Ini Ada Pilihan Game Telegram Seru Patut Dicoba!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi