Suara.com - Codemasters sebelum ini terkenal sebagai publisher yang meluncurkan deretan game balap berkualitas papan atas. Perusahaan baru saja mengungkapkan bahwa mereka sedang mengerjakan game "paling ambisius dan terbesar dalam satu dekade".
Pernyataan tersebut terungkap pada salah satu iklan lowongan kerja yang dicantumkan perusahaan. Codemaster Cheshire menyatakan bahwa mereka sedang mencari Development Manager untuk bergabung ke dalam tim.
Setelah Dirt 5, mereka menyiapkan proyek berikutnya yang menawarkan pengalaman balap pada konsol terbaru. Sebagai informasi, Codemasters Cheshire adalah studio di balik Dirt 5, yang dibentuk oleh mantan tim Evolution Studios (pencipta game balap Drive Club dan Motorstorm).
Electronic Arts secara resmi menyelesaikan akuisisi Codemasters senilai 1,2 miliar dolar AS pada awal tahun ini. Di bawah bendera EA, Codemasters percaya diri dalam mengembangkan game AAA yang diklaim menawarkan pengalaman anyar untuk konsol modern.
Ditemukan pertama kali oleh Exputer, proyek "ambisius" ini kemungkinan adalah game AAA penerus Dirt 5 (Dirt 6) atau sekuel Need for Speed anyar.
Sekuel Need for Speed turut disebutkan mengingat Electronic Arts menggunakan studio yang baru diakuisisi untuk membuat sesuatu inovatif dalam sebuah franchise yang sudah ada sebelumnya.
Meski begitu, iklan lowongan pekerjaan dari EA untuk formasi di Codemasters Cheshire masih belum menyebutkan secara rinci mengenai proyek serta judul game selanjutnya.
"Di bawah bimbingan Direktur Pengembangan dan dengan dukungan dari tim produksi, Anda akan membantu menangani produksi proyek utama studio berikutnya (menjanjikan untuk menjadi game paling ambisius dan terbesar yang pernah dibuat oleh Codemasters dalam lebih dari satu dekade!)," tulis EA saat mengunggah lowongan pekerjaan untuk Development Manager.
Dikutip dari VGC, setelah akuisisi beberapa waktu lalu, CEO EA Andrew Wilson mengatakan bahwa dia ingin pengembang game balap yang berbasis di Inggris ini mempertahankan identitas uniknya.
Baca Juga: Bikin Pesta ke-2 Ultah Istri, Juragan 99 Bikin Tema Squid Game dan Bagi-Bagi Hadiah
“Mirip dengan Respawn, orientasi kami bukan untuk masuk dan mengambil alih Codemasters; orientasi kami bukan untuk masuk dan mengubah Codemasters menjadi studio Electronic Arts lain; orientasi kami adalah pada penyediaan kesempatan,” klaim Wilson. Cukup menarik menantikan game balap AAA selanjutnya dari Codemasters setelah mereka berada di bawah naungan EA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik