Suara.com - Sekelompok peretas (hacker) cerdik baru-baru ini ditemukan oleh perusahaan keamanan siber Sophos, melakukan penipuan yang cukup rumit di tingkat internasional.
Para scammer telah menyedot ratusan ribu dolar dari korban yang tidak menaruh curiga melalui aplikasi kencan. Pada saat ditemukan, mereka telah mencuri 1,4 juta dolar AS atau sekitar Rp 19,74 miliar dan semuanya dalam bentuk Bitcoin.
Identitas scammers dan dari mana serangan itu berasal tetap tidak diketahui, tetapi Sophos mampu mengungkap simpanan digital mereka, yang berisi semua akumulasi kekayaan ilegal yang diarahkan ke satu dompet Bitcoin (dan penuh sesak).
Sophos menamai skema itu "CryptoRom". Meskipun Apple selalu menggembar-gemborkan prioritas keamanan terbaik dalam ekosistemnya, kita semua tahu bahwa kekebalan penuh tidak mungkin, bahkan dengan iPhone.
Para korban CryptoRom mengalami kerugian senilai 1,4 juta dolar AS atau sekira Rp 19,74 miliar semuanya adalah pemilik iPhone dan para peretas memanfaatkan sistem Enterprise Signature khusus untuk iPhone.
Pada dasarnya, sistem ini memberi pengembang kemampuan untuk melakukan pengujian pada aplikasi iPhone baru sebelum mengirimkannya ke Apple untuk persetujuan.
Rupanya, Tanda Tangan Perusahaan juga merupakan pintu belakang tersembunyi, memungkinkan akses ilegal ke perangkat pribadi, yang dapat (dan) dieksploitasi oleh aktor jahat.
Pertama, penyerang membuat aplikasi perdagangan Bitcoin palsu. Kemudian, mereka membuat profil kencan online palsu
Apa yang membuat penipuan begitu rumit adalah tidak hanya pada tingkat perangkat lunak, tetapi juga pada tingkat sosial.
Baca Juga: iPhone 13 Segera Mendarat di Indonesia
Pertama, para pelaku CryptoRom membuat aplikasi perdagangan Bitcoin palsu, semuanya menyalurkan uang apa pun yang masuk melaluinya ke dalam satu dompet Bitcoin, kemungkinan dimiliki oleh dalang di balik itu semua.
Kemudian, para scammer membuat sejumlah profil online palsu di aplikasi kencan seperti Tinder dan Bumble.
Begitu mereka terhubung dengan seseorang, mereka berkomitmen pada hubungan palsu sampai mereka dapat meyakinkan korbannya bahwa mereka menghasilkan banyak uang dari aplikasi perdagangan Bitcoin yang teduh.
Fasad dipertahankan sampai akhirnya, mereka membuat orang di ujung sana juga menginvestasikan sejumlah uang ke dalam aplikasi tersebut.
Tentu saja, setelah selesai, uang itu langsung masuk ke dompet Bitcoin scammers, sebagaimana melansir dari Phonearena, Selasa (19/10/2021).
Hal ini tidak hanya merugikan korban dalam bentuk finansial, tapi juga tanpa hambatan ke iPhone mereka dan semua jenis data pribadi.
Berita Terkait
-
Harga Bitcoin Diprediksi Lewati Rekor Tertinggi
-
Presiden Rusia Bicara Soal Kripto, Bitcoin Naik Lagi Hampir Menyentuh 60 Ribu Dolar AS
-
Hits: Beli iPhone RP9,9 Juta Isi Sabun Batang Hingga 18 Tahun Tak Potong Rambut
-
Bikin Gondok, Pria Ini Beli iPhone Rp 9,9 Juta tapi Malah Dikirim Sabun
-
Belum Rilis, Gerai HP di Batam Terang-terangan Pajang iPhone 13 Tapi BM
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Gunakan AI, Fitur Auto-Dubbing YouTube Sekarang Tersedia 27 Bahasa
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Februari: Ada Icon Ginga 115-117 dan 10.000 Gems
-
7 HP Murah RAM Besar untuk Admin Bisnis Online, Multitasking Lancar Tanpa Lag
-
Apakah HP Infinix Cepat Rusak? Cek Rekomendasi HP Terbaik Spek Dewa Dibawah Rp2 Juta
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 6 Februari 2026: Klaim Sukuna, G36, dan Parasut Jujutsu
-
Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara
-
Terpopuler: TWS Murah 2026 Versi David GadgetIn, Tokoh Teknologi yang Muncul di Epstein Files
-
Apakah Stylus Pen Bisa untuk Semua Tablet? Cek 5 Rekomendasi Digital Pen Terbaik
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?