Suara.com - Google, pada Rabu (27/10/2021) mengumumkan bahwa orang tua kini bisa meminta untuk menghapus foto diri anak-anak mereka dari mesin pencari.
Seperti dilansir dari CNet, Google mengatakan bahwa anak-anak berusia di bawah 18 tahun, orang tua atau wali mereka bisa meminta agar foto-foto diri dihapus dari mesin pencari.
"Kami sadar bahwa anak-anak dan remaja harus menghadapi tantangan tersendiri di internet, terutama ketika foto mereka muncul di internet tanpa izin," jelas Google dalam blog resminya.
Anak-anak, orang tua atau wali anak bisa mengisi sebuah formulir online untuk meminta agar foto mereka dihapus oleh Google. Di dalam formulir itu, pihak pemohon harus mengisi link atau tautan terkait foto-foto mereka yang ingin dihapus.
Meski demikian Google mengingatkan bahwa setelah dihapus dari mesin pencari, foto-foto itu tidak otomatis hilang dari internet.
Kebijakan Google ini sebenarnya sudah disampaikan sejak Agustus kemarin. Langkah ini diambil Google untuk melindungi anak-anak dan remaja dari perundungan, pelecehan serta kekerasan di internet.
Selain memberi peluang untuk menghapus foto, Google juga mengatakan pihaknya akan memblokir iklan-iklan yang menyasar anak atau remaja berusia di bawah 18 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
AI sebagai Kompas Inovasi: Bagaimana Google Gemini Ubah Cara Anak Indonesia Belajar dan Berkreasi
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Promo Indomaret Terbaru 4 Agustus 2026: Susu Formula, Popok, hingga Skincare Diskon Besar
-
MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026
-
Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan
-
Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz
-
Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi
-
Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global
-
4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas