Selain halaman phishing yang menawarkan streaming Squid Game , Kaspersky juga menemukan beberapa halaman yang menawarkan untuk bersaing dalam versi online game untuk memenangkan hadiah utama – 100 BNB (Binance coin).
Selanjutnya, pemain tidak akan menerima hadiah yang dijanjikan dan justru berakhir dengan pengunduhan malware bahkan kehilangan data.
“Squid Game yang menjadi daya tarik baru hanyalah masalah waktu. Seperti topik trending lainnya,
penjahat dunia maya memiliki firasat bagus tentang apa yang akan berhasil dan apa yang tidak," ujar Anton V. Ivanov, pakar keamanan di Kaspersky.
Saat Squid Game sedang berkembang pesat di kalangan masyarakat, banyak halaman phishing yang menawarkan kostum pemain layaknya di serial, hingga mengundang pengguna untuk memainkan game serupa secara online.
Akhirnya, para target berakhir dengan kehilangan data, uang, hingga malware terinstal di perangkat mereka.
"Sangat penting bagi pengguna untuk memeriksa keaslian situs web saat mencari sumber untuk streaming acara atau melakukan pembelian merchandise,” kata Anton dalam keterangan resminya, Minggu (31/10/2021).
Berita Terkait
-
Petugas Keamanan Mal di Jakarta Pakai Kostum Squid Game
-
Squid Game Sukes Besar, Penulis - Sutradara Bilang Tidak Ada Bonus dari Netflix
-
Daebak! BTS, TXT, dan Squid Game Masuk Nominasi People's Choice Award 2021
-
Ada Squid Game, 10 Serial Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang Masa
-
Merasa Takjub, Ahn Bo Hyung Ungkap Rasanya Akting Bareng Han So Hee di My Name
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana