Suara.com - Earbuds nirkabel atau wireless saat ini hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran.
Banyaknya pilihan earbuds nirkabel, mungkin membuat sebagian besar pengguna yang ingin membeli merasa bingung.
Dilansir dari Indian Express, Kamis (4/11/2021), berikut ini lima hal yang wajib diketahui sebelum membeli earbuds nirkabel:
1. Merek dan harga
Merek yang memiliki jajaran produk besar dan membuat produk audio selama bertahun-tahun, kemungkinan akan menghasilkan earbuds berkualitas baik yang akan bertahan lebih lama.
Di sisi lain, mengeluarkan jumlah nominal yang tepat juga penting.
Jika pengguna membeli produk yang terlalu murah dan menyadari bahwa perangkat itu tidak menawarkan kualitas suara, pada akhirnya itu akan membuang uang dan tidak terpakai.
Sebelum membeli, coba untuk menemukan keseimbangan antara merek dan harga yang terjangkau.
2. Desain
Baca Juga: Tertangkap Kamera! Kim Kardashian Mengenakan Earbud Beats Fit Pro Apple Misterius
Desain merupakan salah satu poin penting yang harus diperhatikan sebelum membeli earbuds.
Pengguna harus menemukan earbuds dengan desain yang nyaman dan pas ketika dikenakan.
Jika bagian buds terlalu besar, itu mungkin akan menyakitkan ketika dipakai. Namun jika terlalu kecil, earbuds akan jatuh dan tidak pas.
Pengguna bisa memilih earbuds yang menyediakan silikon dengan berbagai ukuran dan bisa diganti sesuai dengan ukuran pengguna.
Jika pengguna berencana menggunakan earbuds untuk gym atau berlari, pengguna lebih baik memilih earbuds dengan kuncup kecil yang memiliki mekanisme ekstra agar tetap nyaman.
3. Fitur dan gestur
Berita Terkait
-
Bisa Rusak Pendengaran Secara Perlahan, Waspada Dampak Buruk Earbud Bagi Telinga
-
Sering Memakai Earbud? Lakukan 4 Tips Ini Agar Telinga Tetap Sehat
-
Waspada, Peneliti Tegaskan Earbud hingga Headphone Perlahan Rusak Pendengaran
-
Dengarkan Lagu Sampai Ketiduran, Earbuds Masuk ke dalam Kerongkongan
-
Ribuan OnePlus Buds Disita Bea Cukai AS, Dikira AirPods Palsu
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang