Suara.com - Meta resmi menggulirkan sederet fitur baru di aplikasi Facebook lewat acara Facebook Communities Summit.
Salah satunya adalah peluang pengelola atau admin Grup Facebook untuk mendapatkan uang.
"Kami menggelar Facebook Communities Summit dan mengumumkan berbagai fitur baru di Grup Facebook, yang memberdayakan para pemimpin komunitas agar mampu mencapai lebih banyak hal bersama-sama," kata Facebook dalam keterangannya, Minggu (7/11/2021).
Ada tiga fitur baru yang memungkinkan admin grup Facebook untuk mendapatkan uang.
Pertama adalah penggalangan dana komunitas, di mana ini bertujuan untuk menggalang dana bagi proyek grup, membiayai pengelolaan grup, serta memungkinkan anggota memberikan apresiasi mereka kepada admin dan moderator.
Kedua, ada toko di grup Facebook yang bisa digunakan untuk menjual suvenir.
Dengan ini, anggota grup bisa menunjukkan dukungan dan memperkuat rasa kebersamaan mereka.
Ketiga, subgrup berbayar di mana anggota bisa berlangganan dengan biaya tertentu.
Setelahnya, mereka akan mendapat akses eksklusif ke lebih banyak konten, pengalaman seperti pelatihan atau berjejaring, atau percakapan yang lebih mendalam.
Baca Juga: PointStar dan Facebook Workplace Permudah Perusahaan dalam Sistem Kerja Hybrid
Fitur baru ini memungkinkan admin menunjang komunitasnya selagi menawarkan lebih banyak pengalaman yang lebih bermakna bagi para anggotanya.
"Dengan beragam cara untuk menghasilkan atau menggalang dana lewat grup, admin bisa menggunakan pendekatan yang paling pas untuk komunitas mereka," ujar Facebook.
Selain peluang menghasilkan uang, Facebook juga merilis fitur baru untuk menyegarkan tampilan di grup.
Adapun fitur baru ini mulai dari warna, latar belakang, atau font postingan yang bisa diubah, emoji untuk menanggapi konten.
Termasuk, salam unik dan membagikan aturan grup yang akan diterima anggota baru secara otomatis saat mereka bergabung.
Para anggota juga bisa memberi penghargaan komunitas, seperti Insightful, Uplifting, atau Fun, untuk konten yang mereka anggap bermanfaat.
Berita Terkait
-
Pengunjung Hina Staf yang Autis, Pemilik Restoran Pasang Badan Beri Pembelaan
-
Penggantian Nama Facebook ke Meta, Perlu Biaya Rp 286 Miliar?
-
Facebook Hapus Teknologi Pengenalan Wajah di Foto dan Video
-
Begal Payudara dan Bokong Gentayangan di Tasikmalaya, Polisi Siapkan Perburuan
-
Incar Korban di Facebook, 2 Bocah di Kebumen Rampas Motor Berkedok COD
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele
-
Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia
-
Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal
-
Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan
-
Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital
-
Alasan Wadirut GOTO Catherine Sutjahyo Mundur
-
Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang