Suara.com - Pengubahan nama dari Facebook ke Meta sepertinya memerlukan biaya tambahan hingga 20 juta dolar AS atau sekitar Rp 286 miliar.
Pasalnya, nama Meta sudah dipakai oleh perusahaan lain.
Ialah Meta PC, sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di Arizona, Amerika Serikat.
Perusahaan ini menjual beragam produk seperti komputer, laptop, hingga aksesori.
Pendiri Meta PC, Joe Darger dan Zack Shutt mengaku bahwa perusahaannya telah beroperasi sejak November 2020.
Mereka baru bisa mengajukan paten merek Meta PC pada Agustus 2021.
Sementara Facebook baru mengajukan paten Meta pada 28 Oktober. Itu jauh lebih lama dibanding pengajuan yang dilakukan Meta PC, sebagaimana diwartakan Apple Insider, Kamis (4/11/2021).
Kedua pendiri Meta PC ini mengaku, siap menyerahkan nama Meta ke Facebook dengan menyerahkan biaya 20 juta dolar AS atau Rp 286 miliar.
Kompensasi ini kemungkinan bakal dihabiskan untuk mengubah branding perusahaan dan produk buatannya.
Baca Juga: Facebook Hapus Teknologi Pengenalan Wajah di Foto dan Video
Di sisi lain, pengajuan dari kedua perusahaan ini masih belum belum ada yang disetujui.
Dengan begitu, Facebook bisa saja mengikuti permintaan biaya 20 juta dolar AS atau melawan mereka di pengadilan.
Jika Meta PC menang di pengadilan, kemungkinan Facebook mesti membayar biaya lebih mahal untuk mendapatkan nama Meta.
Berita Terkait
-
Mark Zuckerbrg Didesak Mundur dari Facebook
-
Misi Tersembunyi di Balik Pergantian Nama Facebook ke Meta
-
Whistleblower Facebook Desak Mark Zuckerberg Mundur dari Jabatan CEO, Ini Alasannya
-
Diduga Unggah Status Provokasi Soal Pengeroyokan di Kuta Bali, Pemilik Akun FB Dipanggil
-
WhatsApp Ikut Berubah Usai Facebook Ganti Nama ke Meta
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris