Suara.com - Xiaomi mengumumkan teknologi pendingin baru yang disebut Loop LiquidCool. Ini adalah teknologi pendingin smartphone yang terinspirasi dari industri kedirgantaraan.
"Dibandingkan dengan solusi konvensional vapor chamber lainnya, Loop LiquidCool memiliki kemampuan pendinginan dua kali lipat dan paling efisien di smartphone," dikutip dari blog resmi Xiaomi, Senin (8/11/2021).
Cara kerjanya, Loop LiquidCool Technology ini menggunakan efek kapiler yang menarik zat pendingin cari ke sumber penas, menguap, dan kemudian menyebarkan panas secara efisien ke area yang lebih dingin.
Zat tersebut kemudian mengembun dan ditangkap melalui saluran loop yang tertutup searah.
Teknologi ini memiliki fitur sistem pipa panas annular yang terdiri dari evaporator, kondensor, refill chamber, serta pipa gas dan cairan.
Ditempatkan di sumber panas, evaporator ini memiliki zat pendingin yang menguap menjadi gas saat smartphone berada dalam kinerja tinggi.
Gas dan aliran udara itu kemudian didifusikan ke kondensor, di mana gas mengembun dan kembali mencair.
Lalu cairan ini diserap dan dikumpulkan melalui serat-serat kecil di refill chamber, menjadikannya sistem mandiri.
Meskipun teknologi ini menggunakan metode yang sama dengan pendinginan vapor chamber, Loop LiquidCool menggunakan pompa berbentuk cincin yang memiliki desain pipa gas khusus.
Baca Juga: Sengit! Ambisi Xiaomi Jadi Smartphone Nomor 1 Dunia, Kalahkan Apple dan Samsung
Dengan ini, hambatan saluran udara berkurang 30 persen untuk aliran uap yang lebih lancar.
Sehingga kapasitas perpindahan panas maksimum meningkat hingga 100 persen.
Untuk memastikan sirkulasi efisiensi tinggi satu arah, pendingin ini memakai struktur katup Tesla di dalam refill chamber.
Katup Tesla adalah katup satu arah yang memungkinkan cairan melewati evaporator untuk menghalangi gas bergerak ke arah yang salah.
"Hal ini memungkinkan efisiensi yang lebih tinggi dalam sirkulasi gas atau cairan di seluruh sistem," tambah Xiaomi.
Perusahaan juga telah memasang teknologi ini pada model Xiaomi MIX 4 yang dimodifikasi. Ponsel itu dites untuk main Genshin Impact 30 menit dengan menjalankan 60 fps.
Berita Terkait
-
Diluncurkan Besok di Indonesia, Ini Spesifikasi Xiaomi 11T 5G
-
Catat! Xiaomi 11T 5G Masuk Indonesia 4 November, Ini Bocorannya
-
Rekomendasi HP Xiaomi Terbaru Harga 1 Jutaan, Ini Spesifikasi Lengkapnya
-
Laris Manis, Smart TV Xiaomi Laku 7 Juta Unit di India
-
Wajib Tahu, Berikut Kelebihan dan Kekurangan Redmi Note 10
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar