Suara.com - Wearable Xiaomi terkenal menawarkan harga terjangkau dengan banyak fitur bersaing. Perusahaan mengklaim bahwa mereka berhasil menjual lebih dari 2 juta unit perangkat wearable selama festival belanja online 11.11 di negara asalnya.
Pengumuman ini diunggah melalui akun Weibo milik Xiaomi. Poster yang diunggah menjelaskan bahwa Xiaomi telah menjual lebih dari 2 juta unit wearable selama Single Day 11.11 dalam waktu singkat.
Angka ini berlaku pada semua platform dan saluran penjualan OEM di China. Laporan dari Notebookcheck, Xiaomi juga mengumumkan di Weibo bahwa penjualan paling banyak datang dari JD.com dan Tmall.
Melalui Jingdong (JD.com), perangkat wearable Xiaomi paling populer termasuk Redmi Watch 2, Mi Rabbit Children's Phone Watch 5C, Mi Watch Color 2, dan lainnya.
Laporan dari Canalys pada September lalu mengungkap bahwa Xiaomi telah melampaui Apple sebagai merek wearable nomor satu di dunia berdasarkan penjualan selama Q2 2021.
Namun, prestasi itu kemungkinan masih bisa digeser setelah Apple Watch Series 7 dirilis di pasaran. Meski begitu, ini menunjukkan bahwa Xiaomi telah hadir sebagai merek wearable yang diterima pasar.
Dikutip dari Gizmochina, data yang dirilis perusahaan mengklaim dua juta perangkat wearable telah laku hanya dalam 30 menit selama kampanye 11.11 di negara asalnya.
Salah satu wearable yang menarik perhatian adalah Redmi Watch 2. Smartwatch ini dibekali layar AMOLED 1,6 inci beresolusi 360 x 320 piksel, NFC, fitur ketahanan air 5 ATM, dan 117 mode olahraga.
Perangkat dilengkapi dengan fitur pemantauan detak jantung 24 jam dan sensor pendeteksi kadar oksigen dalam darah. Banderol Redmi Watch 2 yang sebesar 339 yuan atau Rp 760 ribu membuat wearable ini menarik banyak penggemar.
Baca Juga: Xiaomi Umumkan Loop LiquidCool, Teknologi Pendingin Baru Smartphone
Gabungan penjualan di Tmall dan JD.com dilaporkan menghasilkan 3 kali lipat produk Xiaomi dalam 2 jam pertama festival 11.11 pada tahun 2021 dibandingkan dengan 2020. Cukup menarik menantikan berapa angka penjualan wearable Xiaomi di luar China atau secara global hingga akhir 2021 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor