Suara.com - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia untuk meningkatkan talenta digitalisasi setiap kampus melalui Program Telkom Smart Campus Awards (TeSCA).
TeSCA merupakan program pemeringkatan, awarding, dan publishing yang dicanangkan oleh PT. Telkom Indonesia ke perguruan tinggi dan civitas akademika yang bertujuan untuk meningkatkan digital adoption dan digital creativity di perguruan tinggi serta meningkatkan talenta nasional.
“Penting untuk kita membangun tidak saja kesadaran pentingnya industri 4.0, tetapi juga kesadaran untuk membangun kapasitas dan memanfaatkan kesempatan teknologi di perguruan tinggi kita,” kata Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam dalam peluncuran Program TesCa 2021 secara daring diikuti di Jakarta, Senin (15/11/2021).
Nizam menuturkan Program TeSCA merupakan sebuah media sekaligus salah satu cara untuk mengakselerasi setiap perguruan tinggi dalam meningkatkan kemampuan menggunakan teknologi digital khususnya pada pembangunan revolusi industri 4.0.
Melalui program itu, setiap perguruan tinggi bisa mengasah kreativitasnya untuk menghadirkan inovasi-inovasi baru yang dapat menarik minat para pemangku kepentingan dari sektor industri.
Menurut Nizam, program itu dapat mendukung seluruh komponen perguruan tinggi untuk tidak hanya menggunakan teknologi saja, tetapi juga menjadi bagian dari pencipta teknologi sekaligus pencipta masa depan bangsa.
Hal itu disebabkan karena TeSCA menggunakan metodologi Zen framework yang memanfaatkan big data analytics untuk membantu menilai seberapa jauh adopsi digitalisasi setiap perguruan tinggi.
Ia menekankan bahwa kerja sama tersebut, juga merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan harkat dan nilai sumber daya manusia Indonesia yang banyak menggunakan bantuan teknologi dalam aktivitas sehari-hari.
Nizam berharap melalui kerja sama dengan program TeSCA ini dapat membantu memacu semangat semua perguruan tinggi untuk bertransformasi menjadi kampus masa depan yang cerdas dan berdaya saing.
Baca Juga: Investasi Telkomsel di GoTo Akan Semakin Untung Seiring Masuknya Dana Baru
“Kita ciptakan masa depan melalui kampus-kampus yang smart, itu nilai yang penting. Mentransformasikan kampus kita menjadi kampus masa depan, menjadi kampus 5.0,” ujar dia.
Direktur Enterprise dan Bisnis Servis PT Telkom Indonesia Edi Witjara mengatakan program TeSCA dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan kemampuan perguruan tinggi dalam menggunakan teknologi digital.
“Ini sejalan dengan program dan energi yang sekarang sedang digiatkan oleh pemerintah dan kita semua,” kata Edi.
Ia menjelaskan untuk mempercepat pembangunan digitalisasi dan talenta di perguruan tinggi, dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak sehingga mempermudah pemerintah untuk melihat sejauh mana perguruan tinggi dapat berkembang.
Edi berharap bekerja sama dengan Kemendikbudristek dapat membantu generasi bangsa secara bertahap lebih cepat mengadopsi teknologi juga mengembangkan teknologi seperti negara-negara maju lainnya.
“Kami dari Telkom sangat berharap link kerja sama ini mampu untuk mendukung terciptanya ruang kepada seluruh aktivitas dan para akademika untuk mengembangkan inovasi, khususnya digital dalam kondisi apapun sehingga akan berdampak bagi ekosistem kita,” tegas Edi. [Antara]
Berita Terkait
-
Spektrum Baru Bikin Internet Lebih Cepat hingga Pelosok, Telkomsel Siapkan Lompatan Jaringan 5G
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
-
CapCut Resmi Hadir di MyTelkomsel, Telkomsel Permudah Akses Editing Video AI bagi Kreator Konten
-
Bukan Paket Data Biasa, Telkomsel Rancang Internet Khusus untuk Kurir SiCepat
-
Bukan Paket Data Biasa, Telkomsel Rancang Internet Khusus untuk Kurir SiCepat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
Terkini
-
Bocoran Vivo S2 5G Ungkap Baterai Raksasa 7.050mAh dan Durabilitas Ekstrem IP69
-
Sampai Ulang Sapaan, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Selalu Berdekatan: Baru Panglima TNI
-
Era Baru Penanganan Kanker: AI dan Teknologi Presisi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Pasien
-
Perambah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Ditangkap, Terancam 10 Tahun Penjara
-
KAI Sanggupi Bangun Trans Sumatera Railway dari Bakauheni ke Banda Aceh, Setelah Itu Kalimantan?
-
Optimistis Program Prabowo Berlanjut, PIRA Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Cakung
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta
-
Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal
-
350 Ribu Guru TK Mengadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK