Suara.com - Muhammad Ikhsan atau yang dikenal sebagai RRQ Lemon, mengungkap cara pro player Mobile Legends mendapatkan uang, baik itu dari turnamen maupun gaji bulanan.
Dalam acara podcast Deddy Corbuzier yang disiarkan di YouTube, RRQ Lemon membeberkan pendapatan pro player Mobile Legends Indonesia.
Angkanya pun bervariasi, mulai dari puluhan hingga milyaran rupiah.
"Digaji per bulan. Kalau soal gede, tiap player beda-beda. Pasti kan ada value-nya, maksudnya seperti kemampuan atau popularitas juga berpengaruh," kata RRQ Lemon, dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Minggu (28/11/2021).
Pemain asal tim RRQ Hoshi ini mengaku, pro player Mobile Legends bisa kaya apabila mereka memenangkan turnamen.
Salah satunya, yakni liga game Mobile Legends dari Indonesia, atau yang biasa dikenal MPL ID.
"Itu kalau juara 1, bisa dapat ratusan juta dari prize pool-nya. Kalau enggak juara 1, tergantung juaranya berapa dulu. Puluhan bisa dapat sih," tutur Lemon.
Selain dari juara, Lemon juga membeberkan bahwa pro player Mobile Legends turut dibayar tiap minggu apabila menang satu lagi. Angkanya bahkan bisa puluhan juta.
"Di MPL, itu tiap minggu dibayar (kalau menang). Nanti kalau masuk playoffs (babak selanjutnya di luar kualifikasi grup), ada hadiahnya lagi," tambah pemain asal Banda Aceh ini.
Baca Juga: Jadi Trending di YouTube, RRQ Lemon Masuk Podcast Deddy Corbuzier
Deddy juga menanyakan soal hadiah dari turnamen Mobile Legends tingkat dunia atau yang dikenal M3 World Championship.
Lemon mengatakan bahwa prize pool atau hadiah total M3 mencapai 800.000 dolar AS atau sekitar Rp 11,4 miliar.
"Berarti dapat 11,4 miliar? Dapat 11,4 miliar loh, luar biasa! Main game dapat 11,4 miliar," ujar Deddy saat menanggapi Lemon.
Perlu diketahui, Lemon memang pro player Mobile Legends asal RRQ Hoshi. Namun di MPL ID season 8, ia memilih istirahat dari kompetisi.
Saat ini Lemon diketahui aktif sebagai streamer atau konten kreator game Mobile Legends.
Ia juga membeberkan cara gamers mendapatkan uang selain di luar kompetisi.
"Kalau memang ingin cari uang, bisa saja gamers pilih jadi kreator konten," jelas Lemon.
Berita Terkait
-
5 Pro Player dengan Penghasilan YouTube Fantastis, Jess No Limit Nomor 1
-
RRQ Lemon Pilih Rehat di MPL Season 8, Ini Tanggapan Pro Player
-
Lebih Tinggi dari Player MPL, Harga Buy Out Ash Bikin CEO RRQ Kaget
-
Odette Milik RRQ Lemon Savage saat Main Sama Xin, Ini Build Itemnya
-
Beri Kode Lagi, ONIC Rasy Segera Berseragam Alter Ego?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN