Suara.com - Dalam ilmu fisika, bunyi dihasilkan ketika getaran suatu benda bergerak melalui suatu medium hingga memasuki gendang telinga manusia. Lalu apa saja sifat-sifat bunyi itu?
Bunyi dihasilkan dalam bentuk gelombang tekanan. Ketika sebuah objek bergetar, itu menyebabkan molekul udara di sekitarnya bergetar, memulai reaksi berantai dari getaran gelombang suara di seluruh medium. Melansir dari berbagai sumber berikut ini sifat-sifat bunyi hingga jenisnya.
Sifat-sifat Bunyi
Mengutip dari buku karya Prof. Yohanes Surya, Ph.D berjudul "Getaran dan Gelombang (Persiapan Olimpiade Fisika)" setidaknya ada empat sifat-sifat bunyi atau energi bunyi. Berikut ini penjelasannya.
1. Bunyi dapat dipantulkan (refleksi)
Sama seperti cahaya, bunyi juga dapat dipantulkan. Fenomena yang membuktikan bahwa sifat bunyi dapat dipantulkan misalnya seperti terjadi gaung atau gema.
Kebalingan dari sifat bunyi yang pertama. Selain dapat dipantulkan bunyi juga dapat diserap. Makanya studio musik, ruangan teater atau bioskop memakai peredam untuk menyerap bunyi agar kita yang berada di dalamnya dapat menikmati suara dari alat musik atau film dengan nyaman.
3. Bunyi merambat melalui media
Baca Juga: Pengertian, Sifat- sifat bunyi, dan Perbedaannya dengan Nada
Terlepas dari sifat-sifat bunyi di atas, yang lebih penting kalian ketahui adalah bunyi merambat melalui suatu media. Entah media itu berupa zat padat, cair, dan gas.
Contoh paling jelas bahwa bunyi merambat membutuhkan media adalah saat terjadi petir dan menghasilkan guntur. Suara keras yang dihasilkan itu bisa sampai ke telinga kita meskipun jaraknya ratusan meter, karena bunyi merambat melalui udara di sekitar.
Tahukah kalian bahwa sifat-sifat bunyi kurang lebih banyak kemiripan dengan cahaya. Salah satunya bunyi itu dapat dibiaskan. Contohnya, guntur yang terjadi di malam dan siang hari akan memiliki perbedaan.
Biasanya, suara petir akan lebih keras ketika terjadi di malam hari. Hal ini karena partikel udara di malam hari lebih rapat karena suhu yang rendah. Sementara, udara di siang hari lebih renggang akibat panas atau cuaca yang lebih tinggi.
5. Interferensi dan Pelayangan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat