Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan ada 435 konten terkait perjudian atau judi online yang tersebar di internet sepanjang Januari hingga Oktober 2021. Ini merupakan konten negatif kedua terbanyak setelah pornografi dengan jumlah 1.109.416.
Tenaga Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa, Devie Rahmawati menilai, banyaknya konten perjudian turut dipengaruhi karena faktor pinjaman online (pinjol) ilegal. Faktor ini ia dapatkan dari riset pribadi yang dilakukan secara kualitatif.
Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia ini mencontohkan, perjudian muncul berawal dari kondisi ekonomi. Untuk memenuhi kebutuhan itu, akhirnya masyarakat mencoba main judi online.
"Nah saat menutupi utang judi, itu mereka mengambilnya dari pinjol ilegal. Jadi salah satu faktor orang terkena pinjol ilegal ya karena terjerat utang judi," tutur Devie dalam acara Media Gathering Kementerian Kominfo di Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/12/2021).
Untuk itulah, Kominfo berupaya melakukan menggalakkan program literasi digital nasional bertajuk Makin Cakap Digital. Program ini, sebut Devie, dilakukan demi meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait literasi digital dengan webinar yang dilakukan setiap hari.
Dari sana, Devie berharap masyarakat bisa mendapatkan keterampilan melalui program edukasi tersebut. Dengan ini, maka mereka bisa mencari sumber penghasilan di digital dengan cara yang sesuai.
Kedua, Devie mengharapkan masyarakat bisa mengerti etika budaya dan faktor keamanan saat menggunakan teknologi digital.
"Semoga tidak ada warga yang terjerat pinjol ilegal lagi," harap Devie.
Baca Juga: Kecanduan Judi Online dan Game Scatter, Pria di Sumut Curi Emas
Berita Terkait
-
Anak Mutilasi Ibu karena Kecanduan Judi Online, Polisi Gerak Cepat Bekuk Pelaku
-
Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank
-
Dua Tahun Beroperasi, Bos Judi Online Beromzet Miliaran Rupiah Diamankan Bareskrim
-
Bareskrim Sita Rp55 Miliar Judi Online, Pengamat: Sistem Payment Gateway Harus Ditutup Rapat
-
Kejari Jakbar Setor Rp530 Miliar Hasil Rampasan Kasus Judi Online ke Kas Negara
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Iran-AS Gagal Sepakat saat Negoisasi: UFC, Trump, dan Vance Trending Global di X
-
5 Rekomendasi HP OPPO Tahan Banting 2026, Harga Tidak Bikin Kantong Kering
-
5 Merek HP Terlaris Global Q1 2026 Versi Counterpoint: Apple Memimpin, Samsung Nomor 2
-
Super Mario Galaxy Jadi Film Adaptasi Game Terlaris Ketiga, Pendapatan Tembus Rp10 Triliun
-
Update Battlefield 6 Hadirkan Senjata dan Kendaraan Anyar, Aktif 14 April 2026
-
7 Rekomendasi HP Tipis dengan Fast Charging Terbaik 2026: Ramping, Elegan, dan Anti Lowbat!
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 12 April 2026, Skin Desert Eagle Unik dan Bundle Sultan Gratis
-
Terpopuler: HP Samsung Kamera Bagus, Tren PayLater Meningkat
-
33 Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026, Bonus Event Songkran dan Hadiah Sandy Walsh
-
7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap