Suara.com - NASA baru saja memberikan kontrak senilai 3,19 miliar dolar AS untuk membangun pendorong roket untuk misi ke Bulan di masa depan, Artemis hingga 2031.
Rencana ini didasarkan pada kontrak 2020 sebelumnya yang memberi wewenang kepada Northrop Grumman.
Kala itu, Northrop Grumman mempersiapkan produksi dan membangun penguat kembar untuk enam penerbangan megaroket Sistem Peluncuran Antariksa berikutnya setelah Artemis 3, yang akan membawa program melalui Artemis 9.
SLS, yang akan melakukan penerbangan tanpa awak pertamanya pada 2022, ditugaskan untuk mengirim kru melintasi tata surya.
Rencananya, dimulai dengan misi ke orbit Bulan, permukaan Bulan atau stasiun ruang angkasa Gateway bulan.
Penerbangan orbit awak pertama diharapkan pada 2024 dan misi pendaratan pertama pada 2025.
Pernyataan kontrak NASA mengindikasikan akan bermanfaat dalam membantu badan tersebut merencanakan dan mengembangkan program Artemis untuk memenuhi kebutuhan masa depan.
"Kontrak tersebut memungkinkan NASA untuk bekerja dengan Northrop Grumman, tidak hanya membangun booster untuk misi mendatang, tetapi juga untuk mengembangkan dan meningkatkan booster untuk penerbangan masa depan," kata Bruce Tiller, manajer booster SLS di NASA's Marshall Space Flight Center di Alabama.
Teknologi booster SLS didasarkan pada booster roket padat yang digunakan untuk membantu pesawat ulang-alik NASA selama peluncuran.
Baca Juga: NASA Temukan 300 Exoplanet Asing Lewat AI
Penguat roket padat digunakan selama 135 misi pesawat ulang-alik antara 1981 dan 2011, dilansir laman Space, Selasa (7/12/2021).
Pabrikan awalnya bernama Thiokol, kemudian disebut ATK. Northrop Grumman sekarang memiliki teknologi berkat serangkaian merger perusahaan dalam dekade terakhir.
Booster SLS dirancang untuk digunakan satu kali (tidak dapat digunakan kembali, seperti yang diminta oleh program pesawat ulang-alik) dan mencakup segmen kelima di atas empat pesawat ulang-alik, menurut dokumentasi NASA.
Pernyataan Northrop Grumman tentang kontrak baru menunjukkan lebih banyak perubahan desain dari program pesawat ulang-alik yang sudah berlangsung, untuk mulai terbang selama misi kesembilan SLS.
Booster baru akan menggantikan casing baja yang digunakan untuk pesawat ulang-alik dengan casing komposit hemat berat dan struktur yang ditingkatkan, sistem kontrol vektor dorong elektronik, dan bahan propelan untuk mengatasi keusangan.
"Desain yang ditingkatkan ini, memberikan penyederhanaan proses, antarmuka yang ditingkatkan, dan pemrosesan tanah yang disederhanakan ... yang mengarah pada produktivitas dan efisiensi yang lebih besar," terang Northrop.
Berita Terkait
-
Cetak Sejarah! Ini Astronot NASA Perempuan Berkulit Hitam Pertama akan Bergabung ke ISS
-
Sampel Batuan Pertama Mars Ungkap Keberadaan Air Purba
-
Gambar Langka Misi Apollo NASA Akan Dilelang, Berisi 300 Foto
-
SpaceX Gunakan Nama Astronaut NASA untuk Kapal Baru
-
NASA Tunjuk Falcon Heavy SpaceX, Luncurkan Satelit Cuaca GOES-U
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Terpopuler: PS6 akan Dirilis, Rekomendasi HP RAM 8 GB Harga 2 Jutaan
-
Peluncuran PS6 Diklaim Masih Sesuai Jadwal, Harga Kemungkinan Lebih Mahal
-
5 Rekomendasi HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta yang Awet untuk Jangka Panjang
-
5 HP Samsung Rp 2 Jutaan RAM 8GB, Cocok untuk Gaming dan Multitasking
-
Daftar Harga MacBook Air dan MacBook Pro Terbaru Maret 2026
-
Spesifikasi Samsung Galaxy A37 5G: Usung Exynos 1480, Android 16, dan Fitur AI
-
Penjualan Melambat, Produksi Konsol Nintendo Switch 2 Dipangkas
-
Skor AnTuTu Samsung Galaxy A57 5G Terungkap: Pakai Chip Exynos Anyar, Performa Kencang
-
9 HP Murah Spek Gaming 2026: RAM 8GB, Memori Besar, Anti Ngelag Mulai Rp1 Jutaan
-
Honor 600 Versi Global Muncul di Geekbench, Andalkan Snapdragon 7 Gen 4