Suara.com - Seorang arsiparis swasta bernama J.L. Pickering, yang dikenal gemar mengoleksi gambar langka dari tahun-tahun awal penerbangan luar angkasa NASA, akan melelang koleksi gambarnya dengan total 300 foto misi Apollo.
Pickering mendedikasikan 50 tahun terakhir untuk meneliti sejarah visual eksplorasi ruang angkasa dan mengumpulkan koleksi lebih dari 150.000 cetakan foto.
Rumah lelang Heritage Auctions, Selasa (7/9/2021) mulai menerima tawaran untuk beberapa ratus karya Pickering.
Lelang koleksi yang disebut Images of Apollo itu akan berakhir pada 24 September.
Selain menampilkan lebih dari 300 foto, itu juga mencakup strip film dari rentang misi manusia pertama NASA ke Bulan.
Dari penampakan Apollo 7 di orbit Bumi hingga manusia terakhir berjalan di Bulan selama misi Apollo 17, penjualan berpusat pada gambar yang mendokumentasikan petualangan terbesar umat manusia.
"Ini adalah kesempatan bagus untuk mendapatkan gambar luar angkasa dalam kondisi terbaik yang pernah kami lihat," kata Brad Palmer, direktur katalog departemen eksplorasi ruang angkasa Heritage, seperti dikutip dari Live Science, Senin (13/9/2021).
Cetakan foto yang dikeluarkan NASA atas perjalanan pertama umat manusia ke Bulan itu pernah didistribusikan ke anggota pers, kontraktor NASA, dan kepada publik berdasarkan permintaan.
Kini, cetakan itu menjadi lebih sulit ditemukan dalam kondisi asli seiring bertambahnya waktu.
Baca Juga: SpaceX Gunakan Nama Astronaut NASA untuk Kapal Baru
Semua cetakan dan rol film memiliki tawaran awal 1 dolar AS. Penawaran awal dengan cepat membengkak.
Salah satunya, foto astronaut Apollo 11 Buzz Aldrin ditawar lebih dari 1.000 dolar AS pada Selasa.
Selain foto dan roll film, Pickering juga menjual bukti pers dari dua buku foto pertamanya yang ditulis bersama John Bisney.
Sejauh ini, arsip foto yang dikumpulkan Pickering telah menjadi sumber foto bagi CNN dan Discovery Channel, kurator museum, sejarawan, hingga astronaut sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN