Suara.com - Telkomsel menjalin kolaborasi bersama Peplink, bertujuan memperkuat layanan Telkomsel IoT, khususnya IoT Manage Service Connectivity.
IoT Manage SDWAN merupakan salah satu solusi end-to-end IoT Manage Service Connectivity Telkomsel IoT, memudahkan integrasi dan operasional efisien bagi perusahaan secara real-time, dengan berbagai fungsi spesifik.
Vice President Internet of Thing Telkomsel Alfian Manullang mengatakan, Telkomsel menjalin kolaborasi dengan perusahaan teknologi terkemuka di dunia seperti Peplink.
"Kami yakin, kolaborasi ini akan mampu menghadirkan solusi yang lebih komprehensif sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini, yang mencakup otomasi, keamanan jaringan hingga meningkatkan produktivitas,” jelasnya.
Sejak tahun lalu Telkomsel telah memanfaatkan router SD-WAN kabel dan nirkabel Peplink.
Gunanya untuk menyediakan konektivitas aman dan andal yang dibutuhkan perusahaan, bahkan di lokasi yang sulit mendapatkan jaringan stabil sekalipun.
Pada tahun ini, Telkomsel telah mengimplementasikan IoT Managed SD-WAN yang sudah didukung oleh perangkat Peplink dengan sistem keamanan yang andal.
Dengan dukungan lengkap seperti router 4G dan 5G, serta perangkat lunak Peplink, Telkomsel mampu lebih optimis untuk menyediakan solusi konektivitas andal dan hemat biaya kepada pelanggan korporasi.
Kolaborasi ini juga membuka kesempatan lebih luas bagi Telkomsel untuk menghadirkan SD-WAN dengan dukungan jaringan 5G pertama bagi segmen korporasi di Indonesia.
Baca Juga: 3 Cara Transfer Pulsa Telkomsel Lewat SMS, Nggak Perlu Download Aplikasi
Router SD-WAN dan teknologi konektivitas Peplink dibuat untuk memastikan kecepatan dan keandalan jaringan pada jaringan kabel atau seluler apa pun.
Semua router dapat dikelola dari jarak jauh cukup dari satu layar tunggal melalui cloud sehingga mampu menekan biaya operasional perusahaan.
“Melalui kolaborasi ini, Telkomsel akan memperluas portfolio layanan Telkomsel IoT, khususnya IoT Managed Service Connectivity," kata Alfian dalam keterangan resminya, Selasa (7/12/2021).
Tujuannya, dia menambahkan, agar dapat menghadirkan solusi ke sektor yang lebih luas lagi, seperti sektor energi, pertambangan, dan manufaktur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
-
Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid
-
Sungai Cileungsi Tercemar Limbah, Kualitas Air Lampaui Baku Mutu
-
Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati
-
Skema Pembiayaan Mobil Listrik Viral Wuling Aira ev
-
Dalih Geopolitik Jadi Alasan Pemerintah Lihat Ekonomi RI Tumbuh Melambat
-
Misi Satelit Lampung-1: Saat Mata AI di Luar Angkasa Kawal Ladang Singkong
-
Singapura Gunakan Teknologi Juara Piala Dunia DemI Jegal Timnas Indonesia
-
CBDK Gelontorkan Rp250 Miliar untuk Buyback Saham, Laba Semester I 2026 Melonjak 225 Persen
-
Hari Pramuka Diperingati Tanggal Berapa? Simak Sejarah Lengkapnya