Suara.com - Platform dompet digital DANA memprediksi transaksi digital akan terus mengalami pertumbuhan mulai tahun 2022. Adapun kategori transaksi digital yang paling berperan yakni berasal dari game.
"Berdasarkan data dari diskusi bersama Google, transaksi digital itu perkembangannya luar biasa, paling banyak dari game," ucap Head of Marketing DANA Indonesia, Lim Wimawan Kusuma dalam konferensi pers virtual, Kamis (9/12/2021).
Dalam riset internal yang dibeberkan DANA, Lim menyebut Indonesia menyumbang pengeluaran untuk game online sebanyak Rp 30 triliun selama Januari hingga Oktober 2021. Angka tersebut menyumbang 43 persen dari total spending game online di Asia Tenggara dengan jumlah Rp 69,77 triliun.
Sementara dari total transaksi game Rp 30 triliun di Indonesia, aplikasi DANA menyumbang sekitar 15 persen atau Rp 4,4 triliun. Dengan bekal ini, Lim mengaku bahwa ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk memanfaatkan peluang tersebut.
Pertama, kata Lim, DANA akan melakukan kerja sama eksklusif dengan developer untuk membuat limited item di dalam game. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong minat dalam melakukan transaksi game di aplikasi seperti DANA.
Strategi kedua, DANA akan membangun kerja sama strategis dalam kategori game role playing dan strategy. Menurut Lim, pihaknya juga mesti menjangkau kategori tersebut dan tak terbatas di game populer seperti MOBA atau FPS.
"Gunanya untuk apa? Kami bisa memberikan kontribusi yang lebih tinggi terhadap perekonomian Indonesia," tambah Lim.
Ketiga, Lim menyatakan bahwa DANA mesti menarik pengembang game untuk membuat kantor perwakilan di Indonesia. Ini bertujuan untuk agar pihak-pihak di Indonesia bisa berdiskusi lebih baik dan mengerti budaya lokal di Indonesia.
Keempat, DANA akan gencar melakukan promosi dan edukasi pengembang game lokal ke masyarakat. Promosi ini juga diharapkan bisa dibantu lewat kolaborasi bersama pemerintah.
Baca Juga: Sandiaga: Developer Lokal Hanya Kebagian 0,4 Persen dari Pasar Game Indonesia
Terakhir atau kelima, DANA juga akan membantu pemain game Indonesia yang sudah berkompetisi di turnamen internasional. Sebab, potensi mereka juga sangat luar biasa untuk negara.
"Jadi player-player ini bisa di-support juga, enggak hanya dari community, tapi juga dari government," jelasnya.
Berita Terkait
-
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir
-
Industri Game RI Tembus US$1,9 Miliar, Talenta Lokal Dinilai Belum Maksimal Garap Peluang Global
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Putusan MK Bongkar Pengaburan Dana Pendidikan untuk Program MBG
-
Harapan Baru Kesejahteraan Guru Setelah MK Pisahkan Dana MBG dari Pos Pendidikan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol