Suara.com - Hari ini, match lower bracket M3 World Championship dibuka dengan permainan apik antara tim perwakilan Indonesia, ONIC dan tim asal Malaysia, Team SMG. Menjadi ajang reuni dua para kage, ONIC bersama Drian akhirnya berhasil menumbangkan SaSa dengan Team SMG.
Dalam match yang pertama, ONIC bermain apik walaupun hero andalan Sanz, Yi Sun Shin menjadi sasaran banned dari Team SMG. War yang apik bersama rotasi yang bagus membuat ONIC mendominasi game kontra tim Malaysia ini.
Saling balas kill di menit 9 menunjukan betapa agresifnya Team SMG dengan SaSa yang bermain apik menggunakan Brodie. Sayangnya, ONIC menunjukan ketangguhannya dengan berhasil merampungkan game di menit ke-16.
Bermain apik, kemenangan di game pertama langsung menjadi milik Drian dan kawan-kawan dengan poin akhir 11-4 atas Team SMG.
Masuk ke game kedua, ONIC memberi kejutan dengan menghadirkan Belerick yang digunakan Butsss. Di sisi lain, Team SMG turun dengan jungler baru yaitu Loong menggantikan Wynn.
Strategi apik dari Team SMG ini rupanya cukup berhasil. Namun, ONIC yang sekali lagi bermain rapi berhasil mencuri lord yang pertama dan menumbangkan empat player tim asal Malaysia tersebut.
Permainan berlanjut ke kontes lord yang kedua, usai menumbangkan tiga player andalan Team SMG, ONIC langsung melakukan one straight push dan mengklaim kemenangan di game kedua tanpa bantuan lord.
Raihan kemenangan manis ONIC atas Team SMG ini membuat perwakilan Indonesia masih berlanjut ke babak selanjutnya. Di sisi lain, Team SMG menjadi yang pertama harus pulang dari M3 World Championship.
Baca Juga: Albert Raih Savage dengan Hero Roger, RRQ Hoshi Melaju ke Upper Bracket M3
Berita Terkait
-
Hadapi ONIC PH di M3 World Championship, RRQ Hoshi Akui Punya Strategi Khusus
-
RRQ Hoshi Amankan Upper Bracket, Coach Acil Akui TODAK Tim yang Unik
-
Siap Ketemu ONIC PH, RRQ Hoshi Tumbangkan TODAK ke Lower Bracket M3
-
ONIC PH Kairi Ungkap Tiga Jungler Terbaik di M3 World Championship
-
Aman di Upper Bracket, ONIC PH Ungkap Dua Tim Kuda Hitam di Lower Bracket
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation