Suara.com - Produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, mengumumkan bakal terjun ke dunia metaverse.
Mereka akan menyiapkan desain engineering 3D untuk pesawatnya dan akan digabungkan dengan robot yang dapat berbicara satu sama lain.
Kemudian mekanik Boeing di seluruh dunia akan terhubung dengan headset HoloLens buatan Microsoft senilai 3.500 dolar AS atau Rp 50 jutaan.
Melansir NDTV, Selasa (21/12/2021), ini adalah strategi baru Boeing untuk menyatukan operasi desain, produksi, dan layanan penerbangan di bawah ekosistem digital.
Perusahaan menargetkan proyek ini selesai dalam dua tahun.
Boeing memang kerap kali dikritik karena membuat janji dalam hal revolusi digital.
Namun, orang dalam perusahaan menyebut bahwa proyek digital ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan keselamatan.
Proyek ini juga bertujuan untuk mencegah masalah manufaktur, seperti cacat struktural yang menghalangi pesawat 787-Dreamliner dalam setahun belakangan.
Diketahui, proyek digital ini memerlukan biaya 15 miliar dolar AS atau Rp 215 triliun.
Baca Juga: Pelecehan Seksual Masih Muncul di Metaverse
"Ini untuk memperkuat engineering. Kami berbicara tentang mengubah cara kami bekerja di seluruh perusahaan," kata Chief Engineer Boeing, Greg Hyslop.
Nantinya, Boeing ingin pesawat selanjutnya memadukan replika gambar 3D prototipe jet digital ke dalam proses perakitan dan produksi.
Ini akan menyatukan setiap informasi tentang pesawat dari persyaratan maskapai, jutaan suku cadang, hingga ribuan halaman dokumen sertifikasi yang nantinya berkembang ke rantai pasokan.
Hyslop menyatakan, lebih dari 70 persen masalah kualitas di Boeing bisa ditelusuri kembali.
Boeing yakin alat tersebut akan menjadi cara untuk membawa pesawat baru ke pasar hanya dalam empat atau lima tahun.
"Anda akan mendapatkan kecepatan, anda akan mendapatkan peningkatan kualitas, komunikasi yang lebih baik, dan respons yang lebih baik ketika masalah terjadi," kata Hyslop.
"Ketika kualitas dari basis pasokan lebih baik, ketika pembuatan pesawat berjalan lebih lancar, ketika anda meminimalkan pengerjaan ulang, kinerja keuangan akan mengikuti," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tires Season 3: Kembali Menyajikan Humor Segar dan Cerita Kocak yang Lucu!
-
Ranperda Investasi Riau Terus Digesa, Diklaim Pangkas Perizinan Rumit
-
Awas Pajak Progresif Mengintai! Ini Bedanya Lapor Jual dan Blokir Kendaraan yang Sering Salah Kaprah
-
Semangat MengEMASkan Indonesia, Pegadaian Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol
-
Beli BBM Subsidi Wajib Perlihatkan STNK? Warga Protes: Jangan Repotkan Kami..!
-
"When Ya?" Bukan Cuma Komentar Iseng, tapi Jeritan Hati Gen Z?
-
Bajak Laut Akui Terima Titipan USD 406 Ribu dari Ketum Kesthuri untuk Gus Alex
-
Kronologi Duel Maut di Sungai Lilin, Pemuda Tewas oleh Egrek Miliknya Sendiri
-
Oppo Find X10 Bikin Flagship Biasa Jadi Ekstrem, Bawa Baterai 8.000 mAh dan 2 Kamera 200MP
-
IHSG Nyaris ke Level 6.600, BUMI Hingga Cuan Meroket