Suara.com - Item utilitas memainkan peran besar dalam Free Fire (FF). Meskipun tidak mempengaruhi hasil pertandingan secara langsung, tetapi jika digunakan dengan benar maka itu akan memberikan keunggulan taktis bagi pemain. Sayangnya, sebagian besar pemain pemula mengabaikan item ini dan hanya menggunakan senjata.
Pemain dapat memaksimalkan setiap pertandingan dengan item utilitas. Ini membuka peluang berbagai strategi untuk pemain dan memungkinkan gaya bermain yang lebih fleksibel.
Dilansir dari Sportskeeda pada Sabtu (25/12/2021), berikut ini lima tips menggunakan item utilitas di Free Fire untuk mendapatkan keuntungan taktis:
1. Gloo walls
Gloo walls adalah item utilitas yang paling banyak disukai di Free Fire karena bisa digunakan dalam berbagai cara, baik ofensif maupun defensif.
Sebagian besar gloo walls digunakan sebagai penutup dari peluru musuh. Namun, pemain umumnya menggunakan gloo walls untuk tugas seperti memanjat struktur, menjebak lawan, dan bahkan mendorong musuh ke luar zona aman.
Jika pemain tahu cara memasang dan menggunakan gloo walls, itu dapat menjadi penyelamat dalam game.
2. Flashbang
Flashbang jarang digunakan di Free Fire. Namun, ini adalah salah satu item utilitas paling kuat dalam game. Jika digunakan dengan benar, layar lawan akan menjadi putih selama beberapa detik.
Baca Juga: Perlu Disimak! Cara Cepat Naik Peringkat di Garena Free Fire Elite Pass
Selama periode waktu tersebut, pemain dapat melakukan eliminasi dengan mudah. Item ini umumnya dapat ditemukan di seluruh peta, tetapi penggunaannya bersifat situasional karena jarak lemparnya terbatas.
3. Inhaler
Inhaler bekerja lebih baik daripada medkit dalam hal penyembuhan. Medkit hanya mengisi ulang HP, sedangkan inhaler memulihkan EP dan HP. Bagian terbaik dari item ini adalah pemain dapat bergerak saat menggunakannya.
Ini memungkinkan banyak opsi taktis selama pertempuran. Pemain tidak harus diam saat mencoba menyembuhkan diri menggunakan item ini.
Meski begitu, inhaler memiliki kelemahan yaitu sulit ditemukan dalam game. Karena itu, disarankan untuk menghemat penggunaan inhaler selama pertandingan berlangsung.
4. Surfboard
Berita Terkait
-
29 Kode Redeem FF Hari Ini 27 Juli 2026, Klaim Item Gratis Sebelum Terlambat
-
Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas
-
17 Kode Redeem FF Aktif 19 Juli 2026: Kesempatan Klaim Hadiah Kolaborasi Blue Lock
-
17 Kode Redeem Aktif 15 Juli 2026, Klaim Skin Keren, Bundle Eksklusif hingga Voucher Gratis
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun