Suara.com - CEO Telegram Pavel Durov menanggapi kritik yang disampaikan Signal soal aplikasinya dianggap tidak aman.
Kritik itu dilontarkan Moxie Marlinspike selaku Pendiri Signal.
Durov dalam channel Telegram menyebut bahwa aplikasinya telah menepati janji dalam menjaga kerahasiaan data pengguna.
Klaim ini diambil Durov dari laporan The Record soal bagaimana FBI bisa mengintip isi pesan dari aplikasi perpesanan.
"Sebuah laporan baru-baru ini membuktikan bahwa Telegram menepati janjinya untuk menjaga kerahasiaan data pengguna, sementara aplikasi seperti WhatsApp memberikan data real-time pengguna waktu nyata ke pihak ketiga," ujar Durov, dikutip dari Durov's Channel, Kamis (30/12/2021).
"Laporan itu telah mengonfirmasi bahwa Telegram adalah salah satu dari aplikasi perpesanan yang tidak melanggar kepercayaan pengguna," tambahnya.
Durov melanjutkan, hal itu tidak mengejutkan karena kebanyakan aplikasi perpesanan dikelola oleh teknisi yang tinggal di Amerika Serikat.
Alhasil, mereka mesti diam-diam membuka backdoor di aplikasi apabila pemerintah AS memerlukannya.
Durov mencontohkan, dalam beberapa kasus, sejumlah agensi AS tidak memerlukan perintah pengadilan untuk mengekstrak informasi pribadi, dari aplikasi perpesanan seperti WhatsApp.
Baca Juga: Sebut Telegram Tak Lindungi Data Pribadi Pengguna, Pendiri Signal Beberkan Cara Kerjanya
Kemudian, selama ini Badan Keamanan Nasional (NSA) telah memastikan bahwa standar enkripsi internasional sejalan dengan kemampuan NSA untuk menguraikan enkripsi itu.
Pada akhirnya, enkripsi buatan alternatif diberi label NSA sebagai 'non-standard' atau 'home-brew'.
"Melalui proxy mereka di industri enkripsi, NSA memberlakukan standar cacat pada enkripsi yang digunakan oleh seluruh dunia, memperingatkan orang lain ketimbang membuat enkripsi mereka sendiri," tambah Durov.
Oleh karenanya, ia tak heran pada aplikasi yang berbasis di WhatsApp diganggu oleh backdoor, celah keamanan yang sengaja ditanam pemerintah atau siapapun untuk digunakan dalam meretas smartphone hingga mengekstrak data pribadi pengguna.
Lebih lanjut, Durov seolah menyindir kritik dari pendiri Signal, Moxie Marlinspike. Meskipun ia tidak menyebut secara langsung siapa yang dimaksud.
"Saya mendengar pesaing kami yang berbasis di AS frustasi karena mereka tidak dapat menandingi pertumbuhan Telegram, meskipun sudah banyak berinvestasi dalam bidang marketing (sesuatu yang tidak pernah diinvestasikan Telegram)," tutup Durov.
Berita Terkait
-
Telegram Kebanjiran 70 Juta Pengguna Baru usai WhatsApp Down
-
WhatsApp Down, Pengguna Ramai-ramai Beralih ke Telegram dan Signal
-
Duh! Telegram Disebut Makin Banyak Dimanfaatkan Hacker
-
BNPT: Konten Radikal Meningkat di Media Sosial, Telegram dan WhatsApp Tertinggi
-
Penganut LDR, Ini Ada Pilihan Game Telegram Seru Patut Dicoba!
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Terpopuler: Top 4 HP RAM 12 GB Harga Rp2 Jutaan, Bocoran Honor Power 3 Baterai 12.000 mAh
-
5 HP Midrange Tecno 2026, Spek Gahar Harga Masih Ramah Kantong
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Mei 2026: Panen Gila-gilaan Kartu 115-117 dan Shards Gratis
-
Oppo Reno16 Resmi Meluncur 25 Mei, Bawa Kamera 200MP dan Aksesori Unik Bubble
-
TWS Moto Buds 2 Rilis di Asia: Kolaborasi dengan Bose, Baterai Tahan Lama
-
5 HP Midrange Terbaru Siap ke Indonesia: Baterai 9.020 mAh, RAM 12 GB, dan Chip Kencang
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang
-
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Midrange Anyar dengan Baterai Jumbo
-
Gojek Hapus Program Langganan GoRide Hemat Buat Driver, Begini Dampaknya