Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan total 200.000 peserta pelatihan di bidang ekonomi digital pada 2022. Jumlah tersebut terdiri dari masing-masing 100.000 peserta untuk program startup digital dan 100.000 peserta untuk program digitalisasi UMKM.
“Kominfo turut mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital melalui program startup digital dan digitalisasi UMKM,” kata Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (30/12/2021).
Dedy mengatakan program startup digital bertujuan untuk memfasilitasi para pelaku bisnis di sektor tersebut mulai dari level pengenalan hingga business matchmaking untuk meningkatkan potensi pendanaan guna pengembangan skala usaha.
Pada tahun 2022, Kominfo akan melanjutkan program pengembangan startup digital yang sudah berjalan pada tahun ini.
Lebih rinci, 100.000 peserta diharapkan dapat mengikuti program tersebut, termasuk Sekolah Beta yang memberikan literasi dasar terkait startup dan Gerakan 1.000 Startup Digital yang memfasilitasi inkubasi.
Selain itu, program juga mencakup startup studio.id yang memfasilitasi product-market-fit, hub.id yang memfasilitasi business matchmakingdan peluang investasi, serta Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) yang memberikan mentorship kepada para pengembang game lokal.
Terkait dengan digitalisasi UMKM, Kominfo menargetkan 100.000 peserta dapat terfasilitasi dalam program terutama di level active selling atau level lanjutan setelah digital on-boarding pada tahun depan.
Program fasilitasi active selling juga telah dilaksanakan pada tahun ini. Selain itu, untuk mendukung digitalisasi UMKM, Kominfo juga telah melaksanakan program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dan memfasilitasi UMKM di 10 kawasan wisata prioritas pada 2021.
“Peserta program telah mendapatkan pelatihan dan starter kit paket data, aplikasi agregator, aplikasi point of sales, serta learning management system,” kata Dedy.
Baca Juga: Kominfo Akan Perluas Program Smart City pada 2022
Dedy mengatakan pihaknya masih menemukan sejumlah tantangan untuk melakukan optimalisasi ekosistem ekonomi digital, seperti jumlah sumber daya manusia (SDM) di bidang digital yang belum memadai, pembukaan akses pasar pendanaan yang terbatas, hingga banyaknya UMKM yang belum memiliki akses keuangan dan perbankan.
Selain itu, tantangan lainnya termasuk infrastruktur logistik yang belum optimal di seluruh Indonesia serta budaya dan etika berbelanja daring yang kurang atau belum teredukasi secara maksimal.
“Itu semua akan menjadi perhatian serius Kominfo sehingga kita bisa bersama-sama dengan ekosistem melakukan optimalisasi ekonomi digital di tahun yang akan datang,” tutur Dedy. [Antara]
Berita Terkait
-
Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM
-
PNM Ajak Nasabah Mekaar Studi Banding, Dorong Inovasi Usaha Ultra Mikro
-
Hadir di Code.Strt 2026, BRImo Tawarkan Transaksi Praktis dan Cashback hingga Rp50 Ribu
-
Lewat Sentuhan Korporasi, UMKM Desa Les Naik Kelas
-
Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar