Suara.com - BloodThirsty King atau BTK mencuri perhatian selama gelaran M3 World Championship lalu. Tampil tanpa sponsor, baru-baru ini, Mobazane mengungkap bahwa ada satu tim Indonesia yang tertarik menjadi sponsor timnya tersebut.
Kabar ini diungkap oleh Mobazane saat melakukan live streaming di YouTube beberapa waktu yang lalu. Diakui oleh pentolan BTK ini, timnya menjadi incaran sejumlah tim usai tampil di turnamen Mobile Legends tingkat dunia tersebut.
Menurut Mobazane, BTK rupanya sempat menerima tawaran sponsor dari salah satu tim asal Indonesia. Sayangnya, player berkacamata ini menolak mengungkap identitas tim asal Tanah Air tersebut.
"Ada satu tim yang menawarkan kita sebenarnya dari tim Indonesia. Tapi saya tidak mau menyebutkan namanya," ungkap Mobazane.
Tidak banyak mengungkap identitas tim tersebut, banyak penggemar yang lalu menebak-nebak mengenai tim mana yang tertarik untuk menjadi sponsor Mobazane dan kawan-kawan ini.
Salah satu nama yang santer beredar adalah tim sang raja yaitu RRQ. Namun, rumor yang beredar di akhir tahun 2021 ini lalu dibantah oleh Mobazane. Diakui oleh Mobazane, dirinya sama sekali tidak mengetahui kabar tersebut.
Walaupun begitu, Mobazane justru mengakui jika dirinya tidak keberatan seandainya RRQ berencana untuk mengakuisisi BTK. Dengan hal ini, RRQ kemungkinan akan memiliki cabang di Amerika Utara.
Tim BTK dikenal sebagai tim kuda hitam di ajang M3 World Championship lalu. Datang tanpa coach dan manager, Mobazane dan kawan-kawan menunjukan kemampuan menakjubkan hingga berhasil berada di posisi tiga besar dalam turnamen Mobile Legends tersebut.
Baca Juga: Jadi MVP Final M3, Oheb Ungkap Dukungan Besar Player Blacklist International
Berita Terkait
-
Gara-gara Fans Indonesia, Lunna Red Canids Kalunga Ganti IGN Mobile Legends
-
COO Blacklist International Bicara Soal Skin Spesial M3 World Championship
-
Mobazane Ungkap Alasan BTK Tampil Tanpa Coach dan Analis di M3
-
Melebarkan Sayap ke Amerika Utara, RRQ Akuisisi BTK?
-
RRQ Hoshi Jadi Tim Terpopuler di Turnamen M3 Mobile Legends
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan