Suara.com - Kelompok hacker yang membuat cheat PUBG Mobile dijatuhkan denda sebesar 10 juta dolar AS atau Rp 143 miliar.
Denda ini akan diberikan ke pengembang game PUBG Mobile untuk membuat teknologi anti cheat dalam gamenya.
Diwartakan IGN, Senin (10/1/2022), pengadilan federal Amerika Serikat dan Jerman baru saja mengabulkan gugatan Tencent Games dan Krafton ke para kelompok pembuat cheat dalam game.
Hasilnya, kelompok pembuat cheat itu diperintahkan membayar ganti rugi ke perusahaan sebesar 10 juta dolar AS atau Rp 143 miliar.
Mereka juga diminta memberikan informasi, bagaimana mereka dapat mengeksploitasi game dan menghentikan tindakan ilegal, terkait cheat atau kecurangan dalam bermain.
Produser Tencent Games PUBG Mobile, Rick Li, menyatakan bahwa jutaan pemain di seluruh dunia saat ini menikmati game PUBG Mobile.
Sayangnya, aktivitas kelompok cheat ini justru merusak sifat fair dalam game.
"Keputusan pengadilan ini menyiratkan pesan yang jelas kalau kami tidak akan mentolerir cheater di PUBG Mobile," kata Li.
Head of PUBG Mobile Product Development Krafton, Minu Lee menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawasi aktivitas permainan PUBG Mobile di kemudian hari.
Baca Juga: Terbatas! Cepat Klaim Kode Redeem PUBG Mobile 8 Januari 2022
"Kami akan terus menegakkan hak kekayaan intelektual kami dengan tekad teguh terhadap siapapun yang berusaha menodai atau menyalahgunakannya," tambah Lee.
Tencent dan Krafton memastikan bahwa dana denda itu akan dibuat untuk mengembangkan teknologi anti-cheat dalam game PUBG Mobile.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga